Warning kalau malas baca mendingan gak usah daripada setengah-setengah, ntar gantung loh! :D

Hallo guys, akhirnya baru bisa nulis lagi sekarang. Gw and Titi mengucapkan banyak terimakasih buat semua ucapan, wishes, doa, kritik, harapan (baik maupun buruk),  saran dsbnya.

Setelah gw baca comments dan beberapa postingan, rasanya masih banyak pertanyaan yang mungkin belum terjawab di media konvensional lain, gw akan coba tuliskan disini, juga pastinya dengan beberapa cerita lainnya hehe..

Dari kalian ada yang suka memetakan kehidupan gak sih ? Kalau gue sering membagi2 dalam beberapa fase, tapi gue enggak bagi kedepan tapi gue tandai apabila gue melakukan something big (buat gue) di hidup gue.

Beberapa fase kehidupan gue  :

1. 0 – SD = Pengenalan dunia.

2. Masa SD – SMP : Puber & First love.

3. Masa-masa SMA : Mengenal arti teman yang sebenarnya.

4. Kehidupan di Jerman : Hidup itu keras tapi sangat indah.

5. Entertainment di Indonesia : Kehidupan 2nd layer.

6. Married : …in progress..

7. ?


Jadi ini sebenarnya kemarin ini gw telah melewati sebuah fase, dimana naluri kita sebagai manusia untuk bereproduksi di sebuah peradaban dengan segala macam kehidupan sosial, budaya, hukum, birokrasi, moral, agama, prestige, material, status dan lainnya.

Naluri

Biasanya orang kalau udah menikah tuh rata-rata yang cowok pasti jadi kaya tambah “subur” seluruh badannya maupun perutnya doang hehehe. Gak tau kenapa gitu yah. Entah yang pasti sih itu banyak terjadi di temen-temen gue.

Hmm, bisa ada benernya gak ya nih, bahwa kita secara gak langsung waktu belum terikat membuat diri kita seatraktif mungkin untuk menggaet lawan jenis. Ke gym bentuk badan, pake baju yang pol dan dandan secantik mungkin. Kaya kalau di animal kingdom tuh kupu-kupu yang keren banget sayapnya, atau burung merak yang pamer ekornya. Semua untuk menggaet lawan jenis.

Naahh, begitu udah kawin, secara psikologis juga kebutuhan untuk itu jadi tidak ada lagi, karena ya udah terikat jadi tidak secara naluriah menggaet lawan jenis lagi. Makanya banyak yang berubah bentuk, istilahnya jadi bapak-bapak hehueuhe.

Mitos

“Wah, kalau jalan keluar pusing deh loe… mendingan di rumah aja..”

Kalimat itu juga pernah gue dengar ketika ngobrol-ngobrol sama salah satu sahabat gue yang udah married. Hehuehue, gue langsung ketawa begitu denger dia ngomong gitu. Bisa memahami perasaan dia saat itu kekeke.

Terus juga sering denger cerita-cerita orang ngomong kaya gini katanya :

Pasangan waktu pacaran : “Aduh, sorry ya sayang, kamu kesandung yah… sakit gak ?“

Pasangan yang  udah kawin : “Punya mata gak sih loe! “

Gileee, serem amat mas uhuhuhe, emang segitunya yah ? We’ll see..

Perubahan Settingan Default

Untuk transformasi menjadi manusia baru ini, prosesnya lumayan ribet juga yah hueuhuhe. Ada banyak hal yang musti loe lewatin, dari segala macam tetek bengek birokrasi yang entah kenapa di Indonesia ribetnya setengah mati sampai mensetting ulang beberapa default gaya hidup yang musti loe ubah menjadi lebih baik.

Yang musti di setting ulang dan di ingat-ingat :

1. Kalau ngomong bukan “Kenalin, ini cewe gue…” tapi berubah menjadi “Kenalin, ini istri gue…”.

2. Mulai ubah kebiasaan nulis atau check kolom “Single” di form.

3. Kalau weekend keterusan tetep harus pulang ke rumah, enggak dibiasakan menginap di TKP.

4. Merelakan sprei dan sarung bantal tempat tidur ditambahi nuansa feminim, seperti warna pink.

5. Ganti manggil mertua dari “Tante“ jadi “Ibu“.

6. Mendadak loe punya saudara banyak banget.

7. Settingan uang jajan sendiri mulai dikonversi ke uang jajan berdua atau uang jajan berdua sebulan alias uang belanja.

8. Harus sadar bahwa salah satu jari tangan loe mendadak menjadi sangat berharga.

Ya kurang lebih seperti itulah, dan semuanya itu gak gampang loh! Apalagi kalau rasanya loe berada seperti di Truman Show, dimana gerak-gerik loe dilihat oleh banyak orang dari satu arah dan dari satu sumber.  Salah-salah bisa pembentukan opini publik di luar control elo.

Cincin Kawin

Wah, ini dia nih ribet uhuhuhe. Bagian yang kaya gini-gini gue paling enggak bisa. Gue lumayan termasuk cowok yang agak susah buat milih hadiah, kado, surprise ataupun sejenisnya deh. Apalagi kalau yang dikasih musti cewek. Ya udah lah, untuk urusan ini gue serahkan semuanya ke Titi, karena pastinya dia yang tau mengenai semuanya, dari batunya, karatnya, warnanya, filosofinya, etc. Kalo buat gue yang penting cuma 1 : enggak terlalu heboh dan mentereng.

Terus jug ague sama sekali enggak pernah make aksesoris di badan gue selain jam tangan. Begitu ada tambahan cincin jadi kaya agak aneh hueuhe. Jadi kaya pingin dimain2in terus, diputer2 dan dipegang-pegang. Gak bisa diem.

The Moment

Segala macem persiapan dan keribetan yang dilalui adalah untuk mendapatkan moment ini. Moment dimana hubungan loe selama ini bisa loe bawa serius dalam hal kehidupan sosial dan berbudaya, birokrasi, moral, de el el.

Pandangan orang tentang pernikahan pasti beda-beda. Dengan motivasinya yang berbeda-beda juga. Ini bentuk dari naluri menggaet lawan jenis yang bercampur dengan peradaban yang harus diatur sedemikian rupa sehingga tidak mengganggu atau merusak kehidupan sosial. Dengan kata lain membedakan manusia dengan binatang.

Banyak yang bilang itu moment paling deg-degan. Ada yang sampe pingsan segala, atau malah gak bisa ngomong sama sekali. Lumayan tegang sih, tapi gak sampe segitunya juga uhhue.

Ada juga yang hanya ingin mendapatkan secarik kertas untuk legalitas melakukan hal-hal lain yang tidak boleh dilakukan kalau tidak ada kertas tersebut tapi ada juga yang menganggap itu saat dimana loe mengajak orang pilihan loe untuk bersatu dalam kehidupan loe dan berjalan bersama-sama melewati berbagai fase kehidupan dengan segala suka citanya.

Analogi Benda Berharga & Penjelasan

Pernah gak sih kalian ada yang punya perasaan seperti ini: Mempunyai semacam benda favorit, kenangan atau benda yang mempunyai sebuah momentum atau apapun itu, dan loe gak biarin orang lain pinjem, utak-atik, atau sentuh sedikitpun? Rasanya loe hanya ingin menyimpan benda itu buat diri loe sendiri. Semakin itu ekslusif buat elo semakin benda itu menjadi satu dengan loe. Tau kan rasanya gimana kalau ada orang lain yang gak berkepentingan mencoba untuk ikut megang-megang benda itu…

Yah kemarin ini sempet seperti itu sih. Gw tahu banget bahwa ternyata makna fase kehidupan moment pernikahan itu berbeda buat orang-orang. Buat gue ini seperti benda tersebut itu. Sesuatu yang lebih prefer gw keep untuk kalangan sendiri. Dan kalau ada orang yang tidak berkepentingan atau mungkin cenderung ke rasa-ingin-tahu–yang-berlebih-mengenai-urusan-orang-yang-tidak–ada-hubungannya-sama-sekali–dengan-kehidupan-dia -tapi seolah-olah-hidupnya–akan-berakhir -kalau -tidak-ikut-campur–dengan-urusan–tersebut mulai mulai ikutan ribet sendiri dan ikut campur, yang ada moment tersebut menjadi komoditas publik, bukan moment pribadi. Kalau mau tau rasanya mungkin kaya ibaratnya selfmade porn movie loe kesebar di internet dan didownload orang-orang buat diketawain atau dicela-cela. Tau kan rasanya kaya gimana huheuheuhe.

Apalagi kalau loe punya banyak planning yang berhubungan langsung dengan moment ini. Nah ini mungkin penjelasan kenapa buat sebagian besar orang (terutama di luar social circle gue) pernikahan gue ini seperti ditutupin, gue kaya gak mau ngaku, dsbnya.

Sebenernya berhubungan dengan rencana resepsi pernikahan yang waktunya sendiri pun masih belum ditentukan. Yang pasti sih niatnya setelah Pemilu nanti tunggu keadaan lebih tenang (mudah-mudahan caleg yang pake baju Superman enggak kalah dan ngamuk ngancurin kota Jakarta uhuhuhe.) Niat awalnya juga kita akan mulai open ke public sekitar 1 bulan sebelum resepsi dilangsungkan, supaya efek psikologis perayaannya masih kental.

Maksudnya gini, kalau loe ulang tahun hari ini, terus temen-temen loe dan semua orang udah nyelamatin dsbnya terus 4 bulan kemudian loe ngadain party dan ngundang semua orang tadi itu untuk nyelametin loe sekali lagi kan rasanya agak-agak gimana juga yah uhuheuhe. Agak basi. Itu yang kita hindarkan. Tapi ya ternyata planning kita kali ini enggak berjalan mulus. Tapi mudah-mudahan semua tetap akan berjalan dengan baik.

Logika, Etika, Emosi, Privasi

Kalau loe punya semacam 2 kehidupan, dimana loe hidup di 2 settingan yang menuntut loe untuk bersikap tertentu, semuanya semakin bertambah rumit dan harus dipikirkan matang-matang sebelum bertindak. Apalagi kalau dicampur emosi atau gengsi atau sejenisnya, bisa-bisa tadinya mau kasih tau berita bahagia malah jadi berita negatif yang terbentuk.

Jujur kemarin itu gue sempet dilanda emosi. Gw jg kaget. Gw terlahir sebagai orang yang tenang dan selalu memikir dengan rasional dan menggunakan akal sehat untuk segala hal. Sebisa mungkin kurang melibatkan emosi untuk keputusan-keputusan tertentu. Tapi kalau loe melihat apa yang loe hadapi sudah di luar kewajaran, sudah enggak bisa dihadapi dengan menggunakan logika, etika dan aturan main yang benar, tetap aja pasti pusing juga.

Kalau kata Keket :  Kesabaran Saya Ada Batasnya!

Btw, Keket ini lahirnya sama persis sama gue, yaitu 25 February 1981. Dan pada saat2 sekarang ini kesabarannya sedang diuji. Wah, berarti horoskop2an gitu bisa bener dong uhuhuhe.

Gimana sih rasanya loe baru menikah dan bahagia. Ingin segera member tahu kepada orang yang mempunyai tempat di dalam hidup loe tapi tiba-tiba semuanya berubah menjadi seolah-olah loe buronan yang telah balik dari persembunyian dan diserbu sana sini untuk dimintai keterangan.  Rumah loe dikepung orang-orang yang enggak loe kenal dengan banyak kamera. Nama loe muncul di TV, tetangga loe berbicara salah mengenai tempat persembunyian loe selama ini.

Juga di tempat kerja loe dicari-cari untuk memberikan penjelasan, padahal saat itu loe dalam keadaan yang tidak pas, tidak ada waktu luang, pakaian yang tidak proper lainnya.

Loe mendadak punya kewajiban untuk member tahu kepada seluruh negeri dan kalau loe gak kasih keterangan itu loe bisa menjadi public enemy. Ayo berikan semuanya! Anda sudah menjadi milik public, jadi semua orang wajib tau anda hari ini pakai baju dalam apa dan bagaimana mood anda! Sekalian aja bikin running text di TV mengenai status updates artis-artis…

Yah well, gak tau juga sih sebenarnya seperti apa seharusnya. Yah disatu sisi dibilang “Ah kalo gak ada kita-kita kan loe juga enggak akan terkenal…”. Disatu sisi Seurieus bernyanyi “Rocker juga manusia…. “.

Kalau udah begini keadaannya, apapun yang keluar dari mulut loe bisa menjadi kesimpulan dari apapun yang ingin disimpulkan oleh publik. Mau diam atau no comment salah disangka menutup-nutupi. Mau cerita yang ngapain juga karena emang gak sesuai dengan planning loe.

Loe akan semakin menjadi terusik ketika berita-berita yang muncul atau tulisan2 mengenai diri loe itu udah enggak berdasarkan fakta lagi. Sudah mulai dikarang, entah secara sengaja atau tidak sengaja. Dan sekalinya loe membuka mulut atau memberi statement, itu langsung menjadi salah langkah lagi. Mentok sana sini.

Itu adalah yang terjadi ketika gue membuat klarifikasi post di blog ini, banyak yang menganggap itu sebagai bantahan gue mengenai gosip nikah, sehingga sekarang ini di semua tulisan linenya selalu seperti ini “…gosip ini yang awalnya dibantah oleh Tian sendiri…“ , “… Tian seperti menjilat ludahnya sendiri setelah mengaku…“. Padahal disitu loe hanya membantah mengenai berita pesawat, lokasi, statement orang lain dsbnya. Ya udah lah mau gimana lagi, tapi kalau ditanya siapa yang mau jilat ludah Pak RT disini hayoo…

Kepercayaan Yang Salah

Ada juga ketika loe menganggap para pemburu berita itu seperti teman loe sendiri, loe mulai bisa menaruh kepercayaan untuk berbicara layaknya seorang teman, ngobrol apa adanya terlepas dari segala macem aturan, kewajiban dsbnya tetap saja ada yang berniat jelek. Gimana sih rasanya pembicaraan waktu awal bilangnya tidak direkam alias off the record tiba-tiba muncul di tayangan infotainment besoknya lengkap dengan gambar loe sendang ngobrol dengan reporter itu. Ketika loe tanya orang itu kenapa tidak mempunyai etika dia beralasan karena lupa memencet tombol record off. Hey, kalo masih workshop kenapa udah ditugasin ngeliput ke lapangan! Untuk production house yang bersangkutan harap memikir 2 kali untuk hire pegawai yang sering melupakan matiin tombol record di kamera, karena bisa merugikan perusahaan, yaitu ngabis-ngabisin kaset.

Penutup

Yah begitulah sedikir cerita mengenai yang terjadi dalam transformasi fase kehidupan gue, dimana pada bulan ini gue mengalami 2 moment yang cukup berharga. Pernikahan gue dan ulang tahun gue ke-28. Dan setiap perpindahan fase pastinya enggak mudah, sama kaya ketika gue pertama kali datang ke Jerman dengan segala macam adaptasinya, ketika harus beradaptasi ketika menjadi public figure, dan yang terakhir ini combo ulang tahun dan perkawinan, dimana gue harus ngeset ulang definisi kedewasaan buat gue sendiri. Berhari-hari diterjang badai yang sebelumnya belum pernah loe alami. Kalau loe sukses melewati badai ini, maka fase kehidupan ini akan berjalan dengan baik. Sampai pada akhirnya loe mau memasuki fase baru dengan badai yang baru lagi…

Buat gue ini kaya seperti memasuki petualangan baru dalam hidup. Kaya ngebuka buku next chapter, apa yang akan terjadi, gimana aja movenya, dan akan ketemu dengan gimmick baru kehidupan apa lagi yang lain.

Capee ya bacanyaaa ? Hhuehuheue…sama nulisnya apalagi..

:mrgreen:



  1. Meelany on Monday 2, 2009

    Sabar Tian,jawab smua cibiran, pandgn buruk dg trs brkarya, ambil hikmahny, trskan hdpmu, hadapi smua tantangan ini dg tenang,trs brsh+ brdoa..lanjutkn kuliah klo bs,dn ku doain tambh d limpahi rizki, kbhagiaan dr NYA,amin..jgn menyerah+ttp semangat arungi hdp ini!!!slm syg buat titi:)smoga mjd kluarga sakinah mawaddah wa rahmah,amin..

  2. arni on Monday 2, 2009

    Perkawinan beda agama saya setuju-setu aja, Tapi kalau pindah agama bagi Tian….saya sangat sayang…sebab hidup didunia ini sangat sebantar Tian….saya sangat sedih…GBU Tian

  3. kiki on Monday 2, 2009

    kak Tian..

    sabar aja yah kak dalam menghadapi segala cobaan yg datang bertubi-tubi belakangan ini…

    semoga menjadikan kak tian lebih sabar lagi dan d naikkan derajatna sm ALLAH amiiiiiinn…

    Apa pun tanggapan or comment orang yg dukung or pun memaki(kasar bgt yah)cueki aja kak cz yg tahu dan mw menjalani kehidupan kan kak TIAN dan TITI bkn mereka.

    Do’akan aja mereka semoga mereka yg mencerca lebih baik dari kak tian dan apabila d hadapkan masalah yg sama bisa sesabar kak TIAN AMIIIIIIIINNN..

  4. arsya on Monday 2, 2009

    wah………..
    pnjang bner pak??????????
    tpi sru jg bacanya…….
    ampe mo nangis neh……….
    uhehehehhehe
    slamet y bwt pernikahannya
    moga bahagia slamanya ma mbak titi
    trus di kasih ank yg lucu2,,,,,,,,,,
    pkoknya trus cmangat……….

  5. istea on Monday 2, 2009

    waduh si ANNISA n RYANd ko tmbh seram nie komentnya,

    ayo teman-teman…serbuu……!!!
    hehe…

  6. Mutiara on Monday 2, 2009

    Met menempuh hidup baru…. semoga sakinah, mawaddah, warohmah…. Tian be a good husband and Titi be a good housewife

  7. maya on Monday 2, 2009

    Gosh…….
    Ryand Please do ur self a favor
    mind ur own business ‘n don’t be a saint to judge Tian
    He’s only human & He’s doing great job!
    Mgapain juga lo repot2 comment & join ke sini kalo cuma menghina Tian,
    Emang hidup lo da sukses & ganteng kaya Tian Ngga?

  8. maya on Monday 2, 2009

    Congrats ya Tian & Titi….
    I’ll love u always

  9. yossie3660 on Monday 2, 2009

    Great2….mungkin masukan ini juga sangat menarik buatku yang masih singel…..jangankan pasangan hidup selamanya….wong pacar aja kadang jadi ribut yah gara2 barang kesayangan dikutak-kutik….he2, pernah kok gue juga ngalaminnya, ribut juga gara2 hal yang ga ada hubungannya ttg berdua….jadi pas baca postingan ini jadi senyum2 sendiri…hihihi….kalo tiba2 punya sodara banyak…yah jangankan udah married…kalo baru dikenalin orang rumahnya aja tau2 bejibun kan kaget2 juga….hihihi…..seru2….postingannya bener2 ibarat bechmarak single dan double…hahaha…..dan akan banyak lagi kebiasaan2 kecil yang tiba2 berubah…malahan gue pernah baca artikel bisa sampe ribut hebat gara2 lupa naekin/turunin dudukan WC…atau kebalik naro tissue wc….hihihi….itu yang gue baca sih…hehehe….

    Pun yang beda banget gaya hidupnya…ibarat ga usah sama pasangan hidup….ibarat ngekost dan beda2 gayanya…ada yang rapih dan yang jorok…hahaha..jadi bisa biki ribut…pun sohib sendiri tapi beda gaya….macem2 deh…kerasa gue waktu itu…barengan temen2 semua nginep di hotel pas liburan di sebuah pulau…isinya 1 kamar 3 cowok….blah…udah pada kesel gue…liat mereka kadang jorok2….hahaha…blum lagi gue mau ngokar diusir keluar pula….ngeselin pula….gue mikirnya pan gue juga bayar ini tempat….masa gue diusir…hahaha…yah untung sohib2 deket bisa berkolaborasi dan bikin jadi becandaan walaupun pernah brantem juga pas mood ga baek…hihi….

    Great2….akan banyak perubahan dalam hidup pula….tapi 1 yang berbeda….sohib deket bisa brantem dan cuek2 dalam waktu lama….tapi kalo udah jadi pasangan hidup selamanya…ga mungkin dilakukan…so…kudu selalu dibereskan demi kebersamaan dan toleransi….tapi pertanyaan terbesarnya….SEBERAPA KUAT SESEORANG BERTOLERANSI?…. ada saatnya diri sendiri yang melakukan…ada saatnya pasangan yang melakukan…atau ada saatnya salah satu HARUS melakukannya….so…waspadai menuntut dan dituntut………

    Selamat yah buat dikau Tian…..so….being a MAN as always….(“,)

    regards
    yossie3660

  10. Eviwidi on Monday 2, 2009

    Fiuhhh…ulasan tentang fase hidup Tian..
    tapi menurutku ini kurang panjang Tian…gimana kalo dibikin buku sekalian? lebih lengkap dan “memuaskan” hihii…

    Ohya, saat ini aku sedang mengalami “badai” dengan pasanganku…mohon doanya ya supaya kami bisa mengambil keputusan yang terbaik….(loh kok malah curhat….?!)

  11. pytha on Monday 2, 2009

    wuih……mmg panjang sih…
    betul kata kamu,yg baca aja capek apalagi yg nulis ya… :-)

    tian…..
    ga semua org mmg suka & senang dgn qta, tp ga sedikit org yg sayang,perhatian,& bisa menerima diri qta apa adanya.
    ga usah memaksa org2 yg benci sama qta utk bisa suka & care sama qta, krn pastinya msh banyak org2 yang selalu sayang & care sama qta.

    oya,bwt wartawan yg janji ga bakal nge-rekam…klo mmg kameranya lupa dimatiin,ga usah lah ditayangin hasil rekamannya,kan udah janji sama tian…

    tian…….
    apa yg qta lakukan pasti sdh dipikirkan baik2
    bgmn diri qta sebenarnya kan hanya diri kita & sang pencipta yg sangat tahu segalanya
    percayalah tuhan akan selalu sayang kepada umatnya yg jg sayang kepadaNya

    ok deh tian…….good luck 4 u……..

  12. antara on Monday 2, 2009

    tian,,,,,
    selamat bwt the wedding,,,cuekin aj omongan org,spt pepatah “anjing menggonggong,kafilah tetap berlalu”
    semangat,semangat,menjalani hidup barunya,,,

  13. E. on Monday 2, 2009

    Weleh, weleh..
    pheww.. puanjang bgt.. hueheu,, tp seru²..!!
    Succes deh, buat lo dgn segala hal yg lu skg harus jalanin dan hadapin..!

    “harahap on March 2nd, 2009 at 8:33 am

    Whoaaaa orang2 kok jadi pada negatif gini yah? emang Tian ngomongin ttg awardnya? Emang Tian ngomongin ttg pindah agamanya? Ini kan Tian cuman ngomongin tentang pengalamannya dalam perubahan di kehidupannya secara baek2……. kok pada mojokin dia sih?

    Dimana sih orang yang bisa menghargai publik figure yang sibuknya setengah mati tapi masih nyempet2in untuk membagi pengalaman hidupnya dengan kita……Kalau kalian ngga suka dan ngga mendukung…kenapa buang2 waktu di blognya Tian sih?

    sedih banged klo blog ini dijadiin ajang komen2 ngga penting……Gimana negara mo maju klo komen2 pada kayak gini…. pikiran tuh boleh picik……”

    I aggree with you Ki..
    Why waste ur time, to read all this..? hmm,,

  14. catherine on Monday 2, 2009

    CONGRAT! msh baru tahap awal perkawinan lho tian, nanti kamu bakal menemukan yg lbh sulit dr tahap ini. smoga kamu bs melewatinya, jgn lupa tetap setia ya… dan jangan pernah tergoda, kamu bisa ambil contoh pasangan sophan sophiaan n widyawati.. good luck!

  15. Zwieback on Monday 2, 2009

    Hahaha thanks guys for the support!

    Buat Ryand, Ayezza, atau kerabatnya Pak RT atau siapapun dia… iya…iya gw adalah Judas Iskariot, gw adalah pembohong, gw adalah bule comberan yang matre kawin sama Titi karena hartanya dan karena supaya lebih populer, loe gak usah pilih gw di PA karena gw gak deserve untuk dapet itu, loe adalah muslim paling suci dan apapun itu ELO SELALU BENER. Okay… ?

    Kalau masih kurang mendingan loe buat tulisan panjang pendapat loe tentang gue, terus ntar gw masukin di category Your Contribution, berminat ? Daripada lari dari forum satu di banned, terus lari ke blog lain koar-koar disana.

    Sekarang silahkan pencet ctrl T terus klik google.com atau silahkan klik lambang X di kanan atas kalau pake PC atau klik X di kiri atas kalau pake Mac.

    Ayeza on March 2nd, 2009 at 8:49 am e : Kan lucu dalam satu blok ada dua post yang saling bertolak belakang.

    Oia, ini namanya BLOG bukan BLOK …mkay? Jadi keliatan siapa disini yang goblog… eh goblok :)

  16. chocolate on Monday 2, 2009

    @ baiu :

    Kalo gak salah ni, Tian gak pernah bilang bahwa dia belum nikah ama Titi. Yang pasti dia bantah abis abisan bahwa dia mengucap syahadat dengan saksi RT setempat (bisa browse klarifikasi Tian yang sempet di copy ama member forgos detik…). Terus beberapa berita di Detik kalo dibaca sih itu kesimpulan media nya aja bahwa Tian membantah nikah ama Titi. Tapi gw gak tahu kalo dia sempet bilang bahwa dia gak nikah di infotenmen atau media lain di Indo soalnya gw posisi gak di Indo.

    Sorry ya Baiu, no offense…

  17. chocolate on Monday 2, 2009

    @ Tian,
    Kalo ayeza mah diemin aja, ntar juga balik ke alamnya. Di forum sebelah juga kayanya bentar lagi kena banned ;)

  18. chakie on Monday 2, 2009

    hola…seru jg ya tulisannya.. ngerti gw soal apa yang lu tulis… kadang gw suka kasian jg siy sm artis kayana mereka punya 2 kehidupan, kaya yang lu bilang di atas Tian “kehidupan 2nd layer”. tetep smanget n be positive aja

    hmmppff buat yang ngasi comment ekstrim,,biarin ajalah ya.. g usah diambil pusing..it’s ur life Tian n life is about choices… asal inget aja keputusan/pilihan lu hari ini akan jd kenyataan utk hari esok…

    cheers,

  19. NOVITA on Monday 2, 2009

    SELAMAT AJA BUAT KALIAN BERDUA. JANGAN LUPA UNDANGAN RESEPSINYA KITA TUNGGU :)
    GOOD LUCK FOR U

  20. Wida on Monday 2, 2009

    Kalau Gw liat sih…inti dari tulisan ini sama aja…hei…hei…privacy gue nih…aduh hidup jadi ngga nyaman diganggu sama wartawan…dll. Mungkin benar Tian menggambarkan kehidupannya sebagai Next Chapter atau babak baru…karena semua ini memang benar2 baru.Tian..don’t be seriously jalani saja…jangan terpaku sama omongan orang, perasaan orang…dll jalani saja hidup ini apa adanya kalau kita yakin jalan yang kita pilih benar kenapa harus ragu untuk melangkah.Mungkin elo harus sharing banyak sama Titi…kelihatannya dia lebih nyantai menghadapi yang model2 kaya gini.Mungkin itu kali ya…elo jodoh sama dia…bak mur dan baut kalian itu saling melengkapi…

  21. OLTA on Monday 2, 2009

    Congratulation buat Tian sama Titi yah salut dech akhirnya kalian jadi juga ya abisnya lama bgt pacarannya.

    Semoga menjadi keluarga yg rukun sampe kakek nenek yach, dan moga cepet punya momongan Amiiiiiiiin

    All the best for u

  22. Munah on Monday 2, 2009

    Selamat aja Buat Tian sama Titi Yah, Selamat menjalani rutinitas yg baru ,btw ngomong2 jari yang mana sich yang berharga itu ????????? ……..
    :)

  23. doudou on Monday 2, 2009

    Salam kenal Tian, saya hanya tertawa saja dalam hati membaca komentar blogger yang sinis sama Tian. Jangan diambil hati Tian. Ucapan org adalah simbol dari karakter dan masa lalu seseorang. Nah kalau membaca komentar yang nyebelin sprt di atas, yang kita hanya lakukan ialah banyak2 senyum dan mendoakan supaya mereka menjadi lebih baik lagi, apapun agama si komentator nyebelin itu, pastinya gk mengajarkan untuk mencela2 org dong, jadi kita doakan saja supaya dia kembali mempelajari agama dia yang benar, sampai keakar-akarnya. Sukses untuk Tian dan Titi. Salam dari kota Eiffel

  24. jenneh on Monday 2, 2009

    wew… emg idup tu balance yaph.. ad yg minus ad yg plus… ad yg kasi comment ngedukung.. ad yg sebaliknya.. (ap yah.. ngejudge kali yah..)

    eniwei.. whatever comment yg ada…

    buat tian n titi.. congratz yah.. (^_^)
    moga new chapter nya langgeng.. n dimudahkan jalannya.. amien..

  25. hübsch on Monday 2, 2009

    darein daraus ! ich finde,ryand und ayeza sind verrückt.. ich will dir den Daumen drücken.. viel erfolg!

  26. aremanita on Monday 2, 2009

    Menurutku…si Ayeza ato Ryan ato siapa aja yang omong SARA kasar adalah BUKAN MUSLIM! (Tian, aku tidak terima kalo kamu menyangka mereka muslim!!).
    Bagi orang muslim, batasnya jelas : BAGIKU AGAMAKU, BAGIMU AGAMAMU. (Kamu bisa pinjam terjemahan/tafsir Al-Qur’an ke Titi, cari surat Al Kafiruun. Semua ada di sana). Itu toleransi yang sesungguhnya. Sejalan dg arti toleransi di kamus. Tolerate = membiarkan.

  27. Ern on Monday 2, 2009

    Wah, bener2 curhat ya tian. Udah nikah jelas smuanya berubah apalg lo public figure. Tau ga, gw nulis nih comment sambil ngasuh anak pertama gw ditambah perut gw yg besar, karna gw lg hamil 6 bln anak kedua.
    He he he seru kan….
    Santai aja lah ngga usah pusing, pun udah merit be your self aja, kalo soal lo itu public figure, itu namanya bonus musti dinikmati.
    Udah dulu ah anak gw ngajak maen, he he…
    see you…

  28. iik on Monday 2, 2009

    dear tian,
    aku sebenarnya baru jadi penggemarmu (setelah nonton alisa) tapi memang cara kamu menanggapi berita perkawinanmu menurutku agak lebay.Bukan apa-apa tapi mestinya kamu tenang dan dewasa dikit karena tidak menceritakan kebenaran juga dapat dikategorikan dengan kebohongan dan kebohongan yang ditutupi akan terus ditutupi dengan kebohongan yang lain sampai akhirnya terungkap karena sudah tidak dapat lagi ditutupi (klarifikasi hanya kata-kata yang sia-sia). Orang akan menilai kedewasaan seseorang dari bagaimana dia menanggapi masalah yang dia hadapi. Perkawinan merupakan suatu yang sakral (dalam agama apapun itu, tapi belum tentu dalam lifestyle tertentu).Jadi di indonesia yang agama masih di junjung tinggi dari pada lifestyle seperti di luar negeri (khususnya dunia barat)tidak bisa dipungkiri sangat berkaitan dengan perkawinan yang sakral. Kamu harus uji diri sendiri (jangan dengar orang lain) sampai sejauh mana yang kamu lakukan dalam perkawinan yang sakral itu.Doa adalah cara terbaik untuk menguji diri sendiri karena Penguji dan Pemberi Reward adalah DIA (Juruslamatmu).BTW, benar yang dikatakan dalam Amsal 21:2 ” Setiap jalan orang adalah lurus menurut pandangannya sendiri, tetapi TUHANlah yang menguji hati.” GBU. Ikapurba@yahoo.co.id.

  29. astra on Monday 2, 2009

    Mas Tian, selamat ya atas pernikahannya dengan mbak Titi. Semoga langgeng bahagia sampai kakek nenek. Saya penasaran, apakah Mas Tian sudah jadi muallaf dengan memeluk agama Islam? Semoga ya, sebagai bukti cinta bagi istri tercinta ya mesti seagama ya mas. Kasihan mbak Titi diakhirat kalau tidak. Semoga mas Tian berkenan memperdalam dan lebih memahami islam dengan sungguh-sungguh. Kalau sudah kristen yg baik, maka cuma tambah bacaan alquran alias kitab imam versi terbaru dari penerbitnya, Allah SWT ko mas. Semoga jadi keluarga yang sakinah ya mas.

    Amien

  30. zeezy on Monday 2, 2009

    Panjang amat ……Tian

    ” gw adalah Judas Iskariot, gw adalah pembohong, gw adalah bule comberan yang matre kawin sama Titi karena hartanya dan karena supaya lebih populer, loe gak usah pilih gw di PA karena gw gak deserve untuk dapet itu, loe adalah muslim paling suci dan apapun itu ELO SELALU BENER. Okay… ?”

    Tian yg sabar ya namanya jg comment jg terlalu meluap2 setiap manusia pasti ada yg pro dan kontra mending gak usah dimasukin hati dimasukan mata, telinga & mulut saja, klo sudah masuk hati akan menjadi benci dan sakit hati.
    Tian ingatlah Bayi lahir memang suci akan tetapi setelah dewasa dan menjadi manusia mereka gak bakalan suci lagi, klo manusia didunia ini suci dan bersih gak mungkin Tuhan menciptakan SURGA dan NERAKA.

    Comment tulisan Tian… Klo di kehidupan itu memang ada masa transisinya mulai dari ibu mengandung kita sampai kita menjadi orang tua,
    dimana semua orang pasti & masti akan melewatinya dan dengan cara gimana kita melewatinya.
    Masing2 indifidu jg punya cara melewatinya, ada yg tenang ada juga yang heboh.
    Mungkin Tian termasuk orang yg tenang dan bijaksana dlm menjalani kehidupan, akan tetapi Jangan lupa klo Tian juga adalah seorang Public Figur yg selalu disorot kamera.
    ini adalah kedidupan Tian yg ketiga setelah menjadi seorang anak, dewasa dan kini menikah, semoga Tian & Titi menjadi pasangan yg lebih dewasa dalam menjalani kehidupan good luck

  31. ratih on Monday 2, 2009

    WEH WEH WEH WEH!!!!! Panjang kali ini post? Berapa lama nulisnya?

    BY the way congrats ya atas pernikahannya..
    Awalnya sih aku juga agak sebel sama tian.. tapi aku pikir2 ini hidup tian jadi tian harus bisa menjalani kehidupan ini menurut apa yang ia yakini bisa ia jalani tapi juga harus siap dengan segala konsekuensinya.. kalo udah nikah ya tian pasti tau lah konsekuensinya…

    GOOD LUCK!! GOD BLESS YOU..

    by the way lagi..
    kok klarifikasi di media harus nunggu sampai hampir 1 bulan? bukannya ini kabar bahagia kan? kita sebagai fans tian pasti pengen denger kabar terbaru dari tian kan?

  32. ratih on Monday 2, 2009

    EEEE…. Lupa nanya! tanggal pas tian nikah tanggal berapa sih?
    aku ga sempet ngikutin infotainment nih!!

  33. ratih on Monday 2, 2009

    EEEE lupa lagi….

    Tian kalo marah ngeri ya!!

  34. wa on Monday 2, 2009

    For me.Whatever it Takes life’s still go on ,ok!

  35. Ern on Monday 2, 2009

    Wait wait, gw baca tuh ada komentar yg aneh2. Sirik tanda tak mampu

  36. rere on Monday 2, 2009

    udah tian, lo ga usah kepancing gitu sabar aja ya….
    lo masih inget ga ajaran sekolah minggu jaman lo kecil, tp itu juga kl ikut sekolah minggu ya hehehe…(canda)

    bila ada orang yg menampar pipi kanan mu
    maka kau beri juga dia pipi kiri mu

    berat banget tp memaafkan jauh lebih bijak dari pada membalasnya….keep smile namanya juga hidup

    apalagi di masa prakaskah yg mewajibkan kita buat pantang dan puasa ini adalah moment yg pas buat kita lebih mengerti pengorbanan Dia buat kita…

    gw juga buka orang yg ngerti2 bgt tentang agama, cuma mencoba ngasih saran aja…

  37. april on Monday 2, 2009

    wahhh senengnya.. meskipun gw gak poenya kepentingan apa2, tapi gw seneng bgt akhirnya kalian bisa nikah juga… karna sempet dulu tian pernah digosipin pernah cinlok sama salah satu lawan maennya kayaknya gw gak terima bgt.. tapi sebenernya gak salah lagi kalo kalian publikasikan kabar bahagia ini, kenapa harus di tu2pin.. tapi ya sudahlah yang penting dah married…. selamat yaaa.. selamat datang di kematian pertama yaitu pernikahan…..

  38. emi on Monday 2, 2009

    Tian,
    Jangan emosional gitu dong and lho jangan terpancing ngomong SARA dong. Lho juga jangan pakai ngomong muslim segala dong karena agama kami dibangun atas dasar toleransi. Lho bisa lihat sendiri betapa toleransinya titi terhadap lho.
    Bagi gua marahnya lho itu wajar karena udah dihina orang tapi menjadi tidak wajar ketika lho menganggap yang melakukannya orang muslim. please, jangan pernah bicara begitu lagi krn lho perlu tahu bahwa banyak fans lho orang muslim dan kami tidak pernah perduli dengan agama pilihan lho. Dan kami orang muslim tidak mengenal nama yudas istokrat.
    “Tidak ada satu agamapun didunia ini yang membolehkan umatnya menghina org lain”.
    Thanks

  39. ninis on Monday 2, 2009

    Hi Tian,
    Aku liat kamu masih butuh waktu buat membaca komentar2 yang pro n kontra. Sebaiknya loe jangan dulu baca komen2.Bikin emosi ( eh gak tau ya, yg jelas kalo aku jadi dirimu ya aku panas) Mending nulis blog aja dulu. Aku bukan penggemarmu, tapi aku suka cara kamu nulis, sistematis dan aku belajar itu dari kamu.
    Thanks buat sharing tentang fase kehidupan, aku n my hubby juga suka begitu. Kalo udah ngomong bareng doi ttg ini, jadi makin cinta deh.Ternyata kita sudah menghadapi berbagai rintangan, kadang sampe gak percaya, lha bisa ya kita lalui bersama padahal kayaknya dulu tuh sempet hopeless gitu deh.
    Tapi aku gak setuju tuh kalo udah nikah malah tambah cuek ama penampilan, justru sebaliknya. Kita berdua tambah ‘pesolek’ buat yang tercinta. Mungkin karena tambah sayang kali ya….
    So easy going n be your self. Salam buat saudariku Titi

  40. goodman on Monday 2, 2009

    hai bung Christian…!

    to de poin nih…., udah ganti nama belum jadi Krismansyur…??

    salam…

  41. pippo on Monday 2, 2009

    selamat ya buat t2 (tian n titi), smoga dikasih yg terbaik n langgeng sampai kakek nenek.Btw aq seneng bgt baca blogmu ga tau knapa asyik aja, selalu menunggu yg terbaru dari kamu…..sukses ya…..jgn pernah bosen untuk menulis ya….

  42. Zwieback on Monday 2, 2009

    emi : thanks buat saran dan kritiknya, tapi mungkin lebih baik loe membaca semua tulisn dari ayezza yang ada di internet seperti forum detik dsbnya, bagaimana dia membanggakan diri dia sebagai umat yang baik tapi kelakuan dan tulisan dia mencerminkan sebaliknya.

  43. ira on Monday 2, 2009

    selamat buat pernikahannya tian….
    semoga menjadi keluarga yg sakinnah, mawwaddah dan warrohmah…amien

    bener jg kata kamu apapun yg terjadi pd diri kita itu adalah masalah pribadi da gak semuanya dijadikan konsumsi publik kan yak?

    Ini adalah perjalanan panjang kalian…suatu penantian yg panjang dan akhirnya kalian bisa mengikrarkan janji suci kalian di depan penghulu juga…salut akan kesetiaan kalian berdua…. :)

  44. PEACE on Monday 2, 2009

    O MY GOD…Gw suka baca posting Tian tp comentnya?!Hello apa org indonesia sdh segitu dangkalnya dlm menyikapi sesuatu?!Sabar Tian ini ujian supaya km bs lebih dewasa,ini baru sepersekian dari apa yg bakal km lewati kedpn yg tentunya lebih rumit lagi?!
    HIKMAHNYA KONTROVERSI PERNIKAHAN KM JUSTRU MEMBUKTIKAN KM DIPERHATIIN ORG…WHETEVER COMENT MEREKA SMOGA BS DISIKAPI KM DGN BIJAK!!INGAT MSH BNYK ARTIS YG MENGALAMI HAL LBH PAHIT DR YG KM RASAKAN(DEWI PERSIK KRG DIKECAM APA DIA SM MASYARAKAT?!) HIKMAH BWT KITA JD TERKENAL ITU LBH BNYK G ENAKNYA DRPD ENAKNYA REALY?!SMOGA TIAN N PEMBACA BLOG INI BS SLG INTROPEKSI PANTES DUNIA PERANG TERUS MSLH SEPELE AJ BS JD KONFLIK!PEACE DUNK……

  45. Meelany on Monday 2, 2009

    Tian,maaf kalo km mrh sm ayeza dn siapapun itu,tlg jgn menjelekkan agamaku ya,sakit jg nih,mski dia ayeza ngaku2 muslim,tp sikap ny sm skli ga cer minkan itu..tlg ya an..sabar aja,km akan mengalami ujian yg lbh brt dr ini,yg kuat ya, biar km mjd org yg d t4kan d jajaran org2 beriman d sisi NYA nantiny d akhirat..amin

  46. deewie on Monday 2, 2009

    Tian,

    congrats ya pernikahannya sama Titi.

    gw tadi baca tabloit n**t* dan kemaren gw baca tabloit n**a.
    d situ u sama Titi jadi Headline.

    gw merasa, apa yang u bilang itu benar, kalau gw jadi u, juga mungkin akan bertindak sama.

    gw juga mao ngucapin selamat sekali lagi
    ” CONGRATULATION!! THE NEXT LEVEL : BE A GOOD HUSBAND”

  47. ira on Monday 2, 2009

    semoga tian bisa menjadi suami yang bertanggung jawab baik lahir maupun bathin…
    sayang sama istri dan mertua serta semua keluarganya krn kita menikah buknlah hanya dg istri/suami kita semata semata tapi kita juga menikahi keluarga besarnya…betul begitu?
    semoga cepat diberikan momongan ya tian dan titi dan jangan di tunda2…krn kita tak pernah tau kapan Allah akan memberikan hadiah yg paling berharga buat kita….:) good luck buat kalian berdua ya…

  48. Zwieback on Monday 2, 2009

    Aduh… udah deh cape juga yah, mo nulis apa jadinya malah yang lain, dah mana skrg lagi panas2 di lokasi shooting internetnya lambat banget, ya udah deh untuk ke depannya gw mungkin ga akan pernah membahas mengenai pernikahan gw ini lah, untuk kebaikan kita bersama, karena ternyata balik-baliknya selalh ngebahas masalah agama lagi, agama lagi dan agama lagi. Karena emang benar mungkin seharusnya gw enggak membahas ini di public area, harusnya tetap gw keep private.

    Udah gw tulis warning diatas kalau males baca panjang mendingan jangan baca, eh masih banyak juga yang isi komentarnya macem-macem dan ketawan banget kalau tulisan gw ini enggak dibaca secara bener. Kalau mau jelas semua ada diatas kenapa begini kenapa begitunya.

    Comments gw tutup ya, toh ini isinya kurang lebih kan sama kaya yang post sebelumnya yang Entering Next Chapter.

    Buat yang support makasih ya, buat yang menghujat makasih yah, buat yang belum comments, sorry yah gw tutup dulu sampai disini :)