Warning kalau malas baca mendingan gak usah daripada setengah-setengah, ntar gantung loh! :D

Hallo guys, akhirnya baru bisa nulis lagi sekarang. Gw and Titi mengucapkan banyak terimakasih buat semua ucapan, wishes, doa, kritik, harapan (baik maupun buruk),  saran dsbnya.

Setelah gw baca comments dan beberapa postingan, rasanya masih banyak pertanyaan yang mungkin belum terjawab di media konvensional lain, gw akan coba tuliskan disini, juga pastinya dengan beberapa cerita lainnya hehe..

Dari kalian ada yang suka memetakan kehidupan gak sih ? Kalau gue sering membagi2 dalam beberapa fase, tapi gue enggak bagi kedepan tapi gue tandai apabila gue melakukan something big (buat gue) di hidup gue.

Beberapa fase kehidupan gue  :

1. 0 – SD = Pengenalan dunia.

2. Masa SD – SMP : Puber & First love.

3. Masa-masa SMA : Mengenal arti teman yang sebenarnya.

4. Kehidupan di Jerman : Hidup itu keras tapi sangat indah.

5. Entertainment di Indonesia : Kehidupan 2nd layer.

6. Married : …in progress..

7. ?


Jadi ini sebenarnya kemarin ini gw telah melewati sebuah fase, dimana naluri kita sebagai manusia untuk bereproduksi di sebuah peradaban dengan segala macam kehidupan sosial, budaya, hukum, birokrasi, moral, agama, prestige, material, status dan lainnya.

Naluri

Biasanya orang kalau udah menikah tuh rata-rata yang cowok pasti jadi kaya tambah “subur” seluruh badannya maupun perutnya doang hehehe. Gak tau kenapa gitu yah. Entah yang pasti sih itu banyak terjadi di temen-temen gue.

Hmm, bisa ada benernya gak ya nih, bahwa kita secara gak langsung waktu belum terikat membuat diri kita seatraktif mungkin untuk menggaet lawan jenis. Ke gym bentuk badan, pake baju yang pol dan dandan secantik mungkin. Kaya kalau di animal kingdom tuh kupu-kupu yang keren banget sayapnya, atau burung merak yang pamer ekornya. Semua untuk menggaet lawan jenis.

Naahh, begitu udah kawin, secara psikologis juga kebutuhan untuk itu jadi tidak ada lagi, karena ya udah terikat jadi tidak secara naluriah menggaet lawan jenis lagi. Makanya banyak yang berubah bentuk, istilahnya jadi bapak-bapak hehueuhe.

Mitos

“Wah, kalau jalan keluar pusing deh loe… mendingan di rumah aja..”

Kalimat itu juga pernah gue dengar ketika ngobrol-ngobrol sama salah satu sahabat gue yang udah married. Hehuehue, gue langsung ketawa begitu denger dia ngomong gitu. Bisa memahami perasaan dia saat itu kekeke.

Terus juga sering denger cerita-cerita orang ngomong kaya gini katanya :

Pasangan waktu pacaran : “Aduh, sorry ya sayang, kamu kesandung yah… sakit gak ?“

Pasangan yang  udah kawin : “Punya mata gak sih loe! “

Gileee, serem amat mas uhuhuhe, emang segitunya yah ? We’ll see..

Perubahan Settingan Default

Untuk transformasi menjadi manusia baru ini, prosesnya lumayan ribet juga yah hueuhuhe. Ada banyak hal yang musti loe lewatin, dari segala macam tetek bengek birokrasi yang entah kenapa di Indonesia ribetnya setengah mati sampai mensetting ulang beberapa default gaya hidup yang musti loe ubah menjadi lebih baik.

Yang musti di setting ulang dan di ingat-ingat :

1. Kalau ngomong bukan “Kenalin, ini cewe gue…” tapi berubah menjadi “Kenalin, ini istri gue…”.

2. Mulai ubah kebiasaan nulis atau check kolom “Single” di form.

3. Kalau weekend keterusan tetep harus pulang ke rumah, enggak dibiasakan menginap di TKP.

4. Merelakan sprei dan sarung bantal tempat tidur ditambahi nuansa feminim, seperti warna pink.

5. Ganti manggil mertua dari “Tante“ jadi “Ibu“.

6. Mendadak loe punya saudara banyak banget.

7. Settingan uang jajan sendiri mulai dikonversi ke uang jajan berdua atau uang jajan berdua sebulan alias uang belanja.

8. Harus sadar bahwa salah satu jari tangan loe mendadak menjadi sangat berharga.

Ya kurang lebih seperti itulah, dan semuanya itu gak gampang loh! Apalagi kalau rasanya loe berada seperti di Truman Show, dimana gerak-gerik loe dilihat oleh banyak orang dari satu arah dan dari satu sumber.  Salah-salah bisa pembentukan opini publik di luar control elo.

Cincin Kawin

Wah, ini dia nih ribet uhuhuhe. Bagian yang kaya gini-gini gue paling enggak bisa. Gue lumayan termasuk cowok yang agak susah buat milih hadiah, kado, surprise ataupun sejenisnya deh. Apalagi kalau yang dikasih musti cewek. Ya udah lah, untuk urusan ini gue serahkan semuanya ke Titi, karena pastinya dia yang tau mengenai semuanya, dari batunya, karatnya, warnanya, filosofinya, etc. Kalo buat gue yang penting cuma 1 : enggak terlalu heboh dan mentereng.

Terus jug ague sama sekali enggak pernah make aksesoris di badan gue selain jam tangan. Begitu ada tambahan cincin jadi kaya agak aneh hueuhe. Jadi kaya pingin dimain2in terus, diputer2 dan dipegang-pegang. Gak bisa diem.

The Moment

Segala macem persiapan dan keribetan yang dilalui adalah untuk mendapatkan moment ini. Moment dimana hubungan loe selama ini bisa loe bawa serius dalam hal kehidupan sosial dan berbudaya, birokrasi, moral, de el el.

Pandangan orang tentang pernikahan pasti beda-beda. Dengan motivasinya yang berbeda-beda juga. Ini bentuk dari naluri menggaet lawan jenis yang bercampur dengan peradaban yang harus diatur sedemikian rupa sehingga tidak mengganggu atau merusak kehidupan sosial. Dengan kata lain membedakan manusia dengan binatang.

Banyak yang bilang itu moment paling deg-degan. Ada yang sampe pingsan segala, atau malah gak bisa ngomong sama sekali. Lumayan tegang sih, tapi gak sampe segitunya juga uhhue.

Ada juga yang hanya ingin mendapatkan secarik kertas untuk legalitas melakukan hal-hal lain yang tidak boleh dilakukan kalau tidak ada kertas tersebut tapi ada juga yang menganggap itu saat dimana loe mengajak orang pilihan loe untuk bersatu dalam kehidupan loe dan berjalan bersama-sama melewati berbagai fase kehidupan dengan segala suka citanya.

Analogi Benda Berharga & Penjelasan

Pernah gak sih kalian ada yang punya perasaan seperti ini: Mempunyai semacam benda favorit, kenangan atau benda yang mempunyai sebuah momentum atau apapun itu, dan loe gak biarin orang lain pinjem, utak-atik, atau sentuh sedikitpun? Rasanya loe hanya ingin menyimpan benda itu buat diri loe sendiri. Semakin itu ekslusif buat elo semakin benda itu menjadi satu dengan loe. Tau kan rasanya gimana kalau ada orang lain yang gak berkepentingan mencoba untuk ikut megang-megang benda itu…

Yah kemarin ini sempet seperti itu sih. Gw tahu banget bahwa ternyata makna fase kehidupan moment pernikahan itu berbeda buat orang-orang. Buat gue ini seperti benda tersebut itu. Sesuatu yang lebih prefer gw keep untuk kalangan sendiri. Dan kalau ada orang yang tidak berkepentingan atau mungkin cenderung ke rasa-ingin-tahu–yang-berlebih-mengenai-urusan-orang-yang-tidak–ada-hubungannya-sama-sekali–dengan-kehidupan-dia -tapi seolah-olah-hidupnya–akan-berakhir -kalau -tidak-ikut-campur–dengan-urusan–tersebut mulai mulai ikutan ribet sendiri dan ikut campur, yang ada moment tersebut menjadi komoditas publik, bukan moment pribadi. Kalau mau tau rasanya mungkin kaya ibaratnya selfmade porn movie loe kesebar di internet dan didownload orang-orang buat diketawain atau dicela-cela. Tau kan rasanya kaya gimana huheuheuhe.

Apalagi kalau loe punya banyak planning yang berhubungan langsung dengan moment ini. Nah ini mungkin penjelasan kenapa buat sebagian besar orang (terutama di luar social circle gue) pernikahan gue ini seperti ditutupin, gue kaya gak mau ngaku, dsbnya.

Sebenernya berhubungan dengan rencana resepsi pernikahan yang waktunya sendiri pun masih belum ditentukan. Yang pasti sih niatnya setelah Pemilu nanti tunggu keadaan lebih tenang (mudah-mudahan caleg yang pake baju Superman enggak kalah dan ngamuk ngancurin kota Jakarta uhuhuhe.) Niat awalnya juga kita akan mulai open ke public sekitar 1 bulan sebelum resepsi dilangsungkan, supaya efek psikologis perayaannya masih kental.

Maksudnya gini, kalau loe ulang tahun hari ini, terus temen-temen loe dan semua orang udah nyelamatin dsbnya terus 4 bulan kemudian loe ngadain party dan ngundang semua orang tadi itu untuk nyelametin loe sekali lagi kan rasanya agak-agak gimana juga yah uhuheuhe. Agak basi. Itu yang kita hindarkan. Tapi ya ternyata planning kita kali ini enggak berjalan mulus. Tapi mudah-mudahan semua tetap akan berjalan dengan baik.

Logika, Etika, Emosi, Privasi

Kalau loe punya semacam 2 kehidupan, dimana loe hidup di 2 settingan yang menuntut loe untuk bersikap tertentu, semuanya semakin bertambah rumit dan harus dipikirkan matang-matang sebelum bertindak. Apalagi kalau dicampur emosi atau gengsi atau sejenisnya, bisa-bisa tadinya mau kasih tau berita bahagia malah jadi berita negatif yang terbentuk.

Jujur kemarin itu gue sempet dilanda emosi. Gw jg kaget. Gw terlahir sebagai orang yang tenang dan selalu memikir dengan rasional dan menggunakan akal sehat untuk segala hal. Sebisa mungkin kurang melibatkan emosi untuk keputusan-keputusan tertentu. Tapi kalau loe melihat apa yang loe hadapi sudah di luar kewajaran, sudah enggak bisa dihadapi dengan menggunakan logika, etika dan aturan main yang benar, tetap aja pasti pusing juga.

Kalau kata Keket :  Kesabaran Saya Ada Batasnya!

Btw, Keket ini lahirnya sama persis sama gue, yaitu 25 February 1981. Dan pada saat2 sekarang ini kesabarannya sedang diuji. Wah, berarti horoskop2an gitu bisa bener dong uhuhuhe.

Gimana sih rasanya loe baru menikah dan bahagia. Ingin segera member tahu kepada orang yang mempunyai tempat di dalam hidup loe tapi tiba-tiba semuanya berubah menjadi seolah-olah loe buronan yang telah balik dari persembunyian dan diserbu sana sini untuk dimintai keterangan.  Rumah loe dikepung orang-orang yang enggak loe kenal dengan banyak kamera. Nama loe muncul di TV, tetangga loe berbicara salah mengenai tempat persembunyian loe selama ini.

Juga di tempat kerja loe dicari-cari untuk memberikan penjelasan, padahal saat itu loe dalam keadaan yang tidak pas, tidak ada waktu luang, pakaian yang tidak proper lainnya.

Loe mendadak punya kewajiban untuk member tahu kepada seluruh negeri dan kalau loe gak kasih keterangan itu loe bisa menjadi public enemy. Ayo berikan semuanya! Anda sudah menjadi milik public, jadi semua orang wajib tau anda hari ini pakai baju dalam apa dan bagaimana mood anda! Sekalian aja bikin running text di TV mengenai status updates artis-artis…

Yah well, gak tau juga sih sebenarnya seperti apa seharusnya. Yah disatu sisi dibilang “Ah kalo gak ada kita-kita kan loe juga enggak akan terkenal…”. Disatu sisi Seurieus bernyanyi “Rocker juga manusia…. “.

Kalau udah begini keadaannya, apapun yang keluar dari mulut loe bisa menjadi kesimpulan dari apapun yang ingin disimpulkan oleh publik. Mau diam atau no comment salah disangka menutup-nutupi. Mau cerita yang ngapain juga karena emang gak sesuai dengan planning loe.

Loe akan semakin menjadi terusik ketika berita-berita yang muncul atau tulisan2 mengenai diri loe itu udah enggak berdasarkan fakta lagi. Sudah mulai dikarang, entah secara sengaja atau tidak sengaja. Dan sekalinya loe membuka mulut atau memberi statement, itu langsung menjadi salah langkah lagi. Mentok sana sini.

Itu adalah yang terjadi ketika gue membuat klarifikasi post di blog ini, banyak yang menganggap itu sebagai bantahan gue mengenai gosip nikah, sehingga sekarang ini di semua tulisan linenya selalu seperti ini “…gosip ini yang awalnya dibantah oleh Tian sendiri…“ , “… Tian seperti menjilat ludahnya sendiri setelah mengaku…“. Padahal disitu loe hanya membantah mengenai berita pesawat, lokasi, statement orang lain dsbnya. Ya udah lah mau gimana lagi, tapi kalau ditanya siapa yang mau jilat ludah Pak RT disini hayoo…

Kepercayaan Yang Salah

Ada juga ketika loe menganggap para pemburu berita itu seperti teman loe sendiri, loe mulai bisa menaruh kepercayaan untuk berbicara layaknya seorang teman, ngobrol apa adanya terlepas dari segala macem aturan, kewajiban dsbnya tetap saja ada yang berniat jelek. Gimana sih rasanya pembicaraan waktu awal bilangnya tidak direkam alias off the record tiba-tiba muncul di tayangan infotainment besoknya lengkap dengan gambar loe sendang ngobrol dengan reporter itu. Ketika loe tanya orang itu kenapa tidak mempunyai etika dia beralasan karena lupa memencet tombol record off. Hey, kalo masih workshop kenapa udah ditugasin ngeliput ke lapangan! Untuk production house yang bersangkutan harap memikir 2 kali untuk hire pegawai yang sering melupakan matiin tombol record di kamera, karena bisa merugikan perusahaan, yaitu ngabis-ngabisin kaset.

Penutup

Yah begitulah sedikir cerita mengenai yang terjadi dalam transformasi fase kehidupan gue, dimana pada bulan ini gue mengalami 2 moment yang cukup berharga. Pernikahan gue dan ulang tahun gue ke-28. Dan setiap perpindahan fase pastinya enggak mudah, sama kaya ketika gue pertama kali datang ke Jerman dengan segala macam adaptasinya, ketika harus beradaptasi ketika menjadi public figure, dan yang terakhir ini combo ulang tahun dan perkawinan, dimana gue harus ngeset ulang definisi kedewasaan buat gue sendiri. Berhari-hari diterjang badai yang sebelumnya belum pernah loe alami. Kalau loe sukses melewati badai ini, maka fase kehidupan ini akan berjalan dengan baik. Sampai pada akhirnya loe mau memasuki fase baru dengan badai yang baru lagi…

Buat gue ini kaya seperti memasuki petualangan baru dalam hidup. Kaya ngebuka buku next chapter, apa yang akan terjadi, gimana aja movenya, dan akan ketemu dengan gimmick baru kehidupan apa lagi yang lain.

Capee ya bacanyaaa ? Hhuehuheue…sama nulisnya apalagi..

:mrgreen:



  1. dhelia on Monday 2, 2009

    Hi.,
    wah, bnr2 panjng..(fuih..).,tp gpp ini yg d tnggu dr kmrn, postingan2 br yg sll mnarik untk dibaca…

    Stlh bc ni, jd smakin tau kla hdp itu g’ mdh..banyak fase2 yg hrs dlewati..kla d pikr2 kyk maen game y?..hrs bs melwti rntngn yg ad br bs msk ke level slanjutxa..
    Salut bwt pemikiranxa,krn mungkn g’ smua orng bs b’ pkr kyk gt..
    Slmt menjalani level br dlm khdpn..

    O y kla blh ju2r q smpt senyum2 sndiri wkt bc bag yg cincin kawin..kla d bayangin lucu jg y cincin kawinxa dimain-mainin,hehehe..peace..

    -good luck-

  2. dhelia on Monday 2, 2009

    Eh ad yg ktnggalan..
    Thx y bwt pengetahuan + critaxa…^_^

  3. vv on Monday 2, 2009

    “4. Merelakan sprei dan sarung bantal tempat tidur ditambahi nuansa feminim, seperti warna pink.”

    hehehe..
    sabar yah kak tian..
    ini demi kak titi.. ;p

  4. quinie on Monday 2, 2009

    hey… welcome to the new chapter of life :) and congrats !!!

  5. Besar Prasetyo I. on Monday 2, 2009

    wuah akhirnya kamu menikah tian, sukses bos. BTW kenapa harus diAustralia? ga di Indo aja. takut terkejar infotainment ya…huehehe..
    ok deh selamat menempuh hidup baru tian. semoga menjadi keluarga yang sakinah,mawaddah,warahmah…. :)

  6. ANYONG on Monday 2, 2009

    gak kok bang w baca ampe selesai n kayanya bang tian kesel banget ya ma pemburu berita yang terlalu over hingga ruang lingkup tuk bergerak juga sempit..ibarat maju salah salah mundur salah lewat kanan ada tembok lewat kiri ada tembok jugaaa..hayooo gimana tuh?!..hee..POKOKNYA SUKSES TERUS BWT BANG TIAN..GBU.Titip salam yeah bwt mantan pacar Hee(Syp gw yaaa???)…

  7. moodylie on Monday 2, 2009

    Ehm……

  8. baiu on Monday 2, 2009

    wahhh
    ngk pecaya lagi ma blog ini
    kemar8n bilang ngk kawin, sekarang kawin’
    ngk beres

  9. harahap on Monday 2, 2009

    Love it!! Keep up the good work….too bad you had to go through it…….Keep on charging!!! klo kata orang dulu Maju tak Gentar!!!

  10. ANYONG on Monday 2, 2009

    “sELaLU tEtEp sABAR aPApUN yANG dIOMONGIN oRANG YANG gAK bENER tENTANG dIRI kITA”…bIASANYA oRANG iTU MENUNJUKKAN DENGAN LANTANG KALAU “SIRIK TANDA TAK MAMPU”…(By:Anyong)1989

  11. chocolate on Monday 2, 2009

    Yang sabar ya,
    Banyak orang yang kemampuan mengingatnya sangat selektif. Hanya diingat sebagian sebagian aja seperti : ‘kemar8n bilang ngk kawin, sekarang kawin’ he he he…

    Gw salut sama Tian. Ngga gampang lho pacaran 10 tahun, orang kawin aja banyak yang ngga nyampe angka 10 kok… Wish you all the best with your new journey. Mudah mudahan bisa naik kelas lagi dengan menjadi seorang ayah yang baik… AMIN.

  12. Ntrifunny on Monday 2, 2009

    Pfuih,,,Panjang bener…
    Sbnr’y ga gt ngerti seh yg kak Tian tulis tp ky’y kak Tian sdg kaget dgn status baru N kecewa sm para wartawan coz brt’y dah kesebar sblm planing,Tp hrs diakui jg k.Lo wartawan indo dah ky paparazi hollywood hebat!!Coz tauuuu ja kak Tian nikah pdhl dah jauh2 di australia.Makanya kak biar ga basi bikin resepsi pernikahany yg BEDA.Sekali lg met nempuh fase baru,tp Fase No 7 kyk’y fase dmna kak Tian di panggil PAPAH.Hehehe

  13. do3t on Monday 2, 2009

    HHmm…..ga sekedar merelakan perubahan nuansa diarea pribadi kita.
    Tapi ada ga rasa aneh ketika kita bangun tidur & ada seseorang disamping kita ???? Hayooo…tian , jwb jujur ya !!

  14. anya on Monday 2, 2009

    wah…..
    panjang bener…
    oiya…
    kemarin waktu di ciwalk kak Tian ganteng banget…
    hehehehehe

  15. baiu on Monday 2, 2009

    bknnya kemarin kbr kawin di bantah habis habisan?

    tw tw ngaku kan ngka lucu aja…
    (to chocolate)

  16. ave on Monday 2, 2009

    Tian,

    Sabar ya…kayaknya semakin banyak comment2 yg so RUDE about you.
    Beware of comments made by certain kind of people(the ones that acted AS IF they are christians).
    But, if they ARE, then, I think they have gone too far.
    Saya bisa maklumin kalo mereka kecewa ama keputusan kamu, but they should not behave like that.
    To be frank, I might’ve been dissapointed,too but I know it’s your life. None of us have the rights to interfere. I just hope the best for you.

    Congratulations to You & Titi !!

  17. istea on Monday 2, 2009

    thanks ya ka bwt cerita nya, mang jadi artis tu ga mudah ya… ga seenak yg dibayangin orang2 hehe…

    @ Anissa & Ayeza
    plis deh…ga usah ngomongin itu, Di Blog ini DILARANG ngomongin SARA!
    mau dikeroyok semua anggota blog ap???

  18. harahap on Monday 2, 2009

    Whoaaaa orang2 kok jadi pada negatif gini yah? emang Tian ngomongin ttg awardnya? Emang Tian ngomongin ttg pindah agamanya? Ini kan Tian cuman ngomongin tentang pengalamannya dalam perubahan di kehidupannya secara baek2……. kok pada mojokin dia sih?

    Dimana sih orang yang bisa menghargai publik figure yang sibuknya setengah mati tapi masih nyempet2in untuk membagi pengalaman hidupnya dengan kita……Kalau kalian ngga suka dan ngga mendukung…kenapa buang2 waktu di blognya Tian sih?

    sedih banged klo blog ini dijadiin ajang komen2 ngga penting……Gimana negara mo maju klo komen2 pada kayak gini…. pikiran tuh boleh picik……

  19. istea on Monday 2, 2009

    thanks ka dah cerita banyak..
    ya, mang jadi artis ga eenak yg dibayangin orang2 awam ya…

    @Annisa & Ayezza
    Pliss deh..disini DILARANG bicarain SARA.
    mau dikeroyok smua anggota blog ini ap?????

  20. lies on Monday 2, 2009

    yang sabar ya… gwe salut bnget ama pemikiran loe. moga aja pernikahan loe akan langgeng. soal agama, itu pribadi orang masing-masing bagaimana cara pandangnya. yang penting satu, kita masih mengingat dan menyembah tuhan. Apapun kata orang ingat pribahasa “Anjing menggonggong kafilah tetap berlalu”. yang ngejalanin hidup ini loe. bukan orang lain

  21. Be on Monday 2, 2009

    kak tian, hanya org sirik tanda tak mampu saja yg suka menjelek2kan org..contohnya si Ryand diatas, keliatan bgt dia sirik dan iri sama kak tian dan kak titi..harusnya ngaca dulu sendiri, apakah kamu sudah pantas mengkritik org sampai segitunya? saya sangat mengerti dengan keadaan kak tian dan kak titi yg belum bisa mengumumkan pernikahan kalian, dan emank betul yg kak tian bilang, ga enak donk kalau skrg uda mengumumkan pernikahan pdhl resepsinya masi lama..
    oya, kak tian knp ga menikah di jerman saja? :)
    gudluck yah en congratz buat kak tian dan kak titi..semoga langgeng selalu dan segera punya christian junior..hehe :)

  22. Be on Monday 2, 2009

    kak tian, hanya org sirik tanda tak mampu saja yg suka menjelek2kan org..contohnya si Ryand diatas, keliatan bgt dia sirik dan iri sama kak tian dan kak titi..harusnya ngaca dulu sendiri, apakah kamu sudah pantas mengkritik org sampai segitunya? saya sangat mengerti dengan keadaan kak tian dan kak titi yg belum bisa mengumumkan pernikahan kalian

  23. Be on Monday 2, 2009

    dan emank betul yg kak tian bilang, ga enak donk kalau skrg uda mengumumkan pernikahan pdhl resepsinya masi lama..
    oya, kak tian knp ga menikah di jerman saja? :)
    gudluck yah en congratz buat kak tian dan kak titi..semoga langgeng selalu dan segera punya christian junior..hehe :)

  24. Be on Monday 2, 2009

    dan emank betul yg kak tian bilang, ga enak donk kalau skrg uda mengumumkan pernikahan pdhl resepsinya masi lama..oya, kak tian knp ga menikah di Hamburg saja? :)
    gudluck yah en congratz buat kak tian dan kak titi..semoga langgeng selalu dan segera punya christian junior..hehe :)

  25. tozka on Monday 2, 2009

    tian’s back! mnrt aq gn cr yg tpat ngmentarin sgl ssuatux,bkn dgn emosi spt kmr,jatuhx org2 dgn kterblakangan kyk aq nangkepx salah,:-D.
    actually aq as ur reader not ur big fans (maaf,itu skr,g tau bsk,;-)) g tlalu pnting u tau km nikah sm siapa,agamax apa,it’s up 2u,siapa aq sok nyampurin?! tp krn postx esmousi (bt aq lo..) jd gatel jg,sok tau kyk komentator bola..finally,post slaen ttg merit kpn nie???

  26. gravyta on Monday 2, 2009

    iya tian panjang bener,
    meski sibuk n punya kehidupan ‘baru’ masih sempet nulis n panjang lagi hee…

    Tuhan tidak akan menguji hambaNya melebihi kemampuannya :)

    Yakin dech, Tian pasti bisa melewati semuanya,

    *salam buat istri yaa….

  27. MeiTa on Monday 2, 2009

    Wach PANjang BENer KaK Tian. .
    Tetep SabaR n seMANgat ya KAn dLAm mgHdaPi sgLa peMBrtaan yNg menyuDutkan Kak Tian, PAsti Ada hiKmah dibAlik itU seMua..
    SemogA meNjdi KeLUargA Yng SKinaH,MAwadah DAn warOhmah ya KAk Tian. .
    N SAtu Lgi, moGa2 cepet Dapat tiAn keCiL (momoNGAn) HeheEHheHE

  28. nirma on Monday 2, 2009

    gw baca dulu deh, komennya tar yah. hehehe.bis panjang banget.kayanya seru nih.cuma bos dah mau dateng.hehehe

  29. Nieta on Monday 2, 2009

    Congrats buat Tian…..
    emang panjang banget blog kali ini….tapi gpp yg penting ini adalah penuturan Tian yang selalu ditunggu…apapun itu…
    Fase dalam menikah memang sangat ditunggu-tunggu, ada banyak hal yang nantinya must dibenahi demi kebaikan pasangan masing2…tapi jangan sampe itu membuat perubahan pribadi yg beda seperti biasanya….
    Buat yang tidak menyukai Tian…jangan didengerin deh Tian, ya dibaca aja…ditelaah aja…tapi klo gak sesuai ama hati Tian gak usah dpedulikan aja…Tian ini yg ngejalani hidup Tian ama Titi sendiri yg menjalankan. Hubungan kalian ama Tuhan juga kalian sendiri yang tau…mereka juga gak bakalan mau kan klo ikutan ketiban dosa klo kalian punya salah ma Tuhan…klo kalian diberikan pahala ama Tuhan juga kalian sendiri yg dapat bukan orang lain…emangnya waktu kalian nikah mereka yg ngeluarin duit buat acara kalian? gak kan?
    so…this is your life…your love….and your family….
    good luck aja buat Tian and Titi…moga-moga dapat Panasonic Award…..oya, seseorang dapat Panasonic itu bukan dikarenakan pilihan dalam memilih keyakinan beragama….tetapi berdasarkan talenta dalam berakting….

    sekali lagi buat Tian…jalani aja hdup ama Titi seperti biasanya…walopun kalian adalah public figure…tetap djaga privasi keluarga kalian agar tidak menimbulkan sesuatu yang negatif.karna sepertinya hal-hal negatif yang terjadi dikalangan selebritis karna terlalu sesumbar ke dunia infotainment…..
    semoga bahagia and tetap langgeng ama Titi ya….

    fiuh!!!panjang juga nih commentku…maaf ya…..hehehehehe

  30. nelly_lovely on Monday 2, 2009

    iya neh Tian..cape jg baca’na..hehehe :)
    tp seru..Thank y Tian udh mau cerita’in pengalaman kehidupan loe skrng :)

    buat yg ga suka ma Tian..
    plisssss..jgn ngepost dech..cukup di baca aja..
    jgn cari keributan di blog’na Tian yg keren ini :)
    okeh!!

  31. Be on Monday 2, 2009

    oya kak tian, terimakasih ya uda cape2 nulis panjang begitu, pdhl kak tian kan sibuk bgt..kami sangat menghargai usaha kak tian..en akan selalu mendukung kak tian :)

  32. Rian on Monday 2, 2009

    Buat kak Tian udah cuekin aja omongan / coment dari orang yang gak suka ma kak Tian….Kan masih banyak orang yang suka sama kak Tian…Babe ku yang penggemar Alisa apalagi..kata Beliau Kak Tian ganteng cocok ma kak Titi…
    Btw untuk seprei warna Pink…Kak Titi kan emang suka warna pink n ungu kan? Aku masih punya artikel yang di majalah kawanku beberapa tahun yang lalu…

    Sukses untuk kalian berdua…Aku salut…Cepet punya momongan ya….n moga2 langgeng.
    moga2 menang di Panasonic Award nya…(aku udah sms lho)

  33. Mardina on Monday 2, 2009

    Tian posting yang ini emang Puaanjang buangetz, tapi saya liat msh belum lengkap loh.. Mana nih foto2nya ha.ha.ha… (mau tau aza.. tp iya dong saya kan fansnya) klo Tian N Tikam sayang Fans N gak mo dibilang macem2 kasih tau dikiiit aja, boleh dong… :-)

    Tuk Annisa: Klo menurut saya sih tugas mbak Annisa n masyarat adalah mendoakan saja. dan “Be Positive Thinking” aja, biar hidup ini gak banyak terbebani hanya karena masalah orang lain. OK

  34. zie on Monday 2, 2009

    kak Tian,,,
    yang sabar ajach ya…
    pkoknya, zie doain dech,
    semua rencana kak tian & kak titi Lancar.
    amin,,,,,,,,
    kalau orang jawa ada pepatah,
    ” senenge sak upo, rekasane sak klopo”
    artinya????
    ………………………
    orng yang sudah nikah,
    senengnya satu nasi aja trusssssss
    kerja kerasnya satu eLapa.

    sUkses buwat kak Tian.

  35. tya on Monday 2, 2009

    Wah comment nya serem2.
    Dalam hidup lo yang baru, tetep ada cobaan, bagaimanapun juga, musti dihadapi.
    Kalo percaya ama Tuhan, serahkan aja semuanya pada yang diatas.Sabar…………

  36. Indra on Monday 2, 2009

    Duhh,gemes d…kok masih ada aja yg suka ngungkit2 soal agama???
    Itu bukan urusan kita kaleee,itu urusan Tian,mo pindah ato ga,yg terpenting Tian bisa ngejalaninnya dgn baik …qt2 cuma bisa liat dan ngedoain yg terbaik buat Tian…
    Buat Tian…tetep semangat yach…,apapun kata orang,jangan sampai menggoyahkan apa2 yg udah jadi keputusan Tian,aq yakin kok apapun itu pasti Tian sdh mempertimbangkan segala sesuatunya dgn matang,so ikuti aja kata hati Tian,lakukan apa yg Tian anggap baik.Dukungan kita akan selalu ada buat Tian…
    Sekali lg selamat ya atas pernikahannya,di post yg lain ” aq pernah nanya bulan madunya mau kemana nih…cuma ga dijawab sm Tian,hiks… hiks… jadi sedih…usul boleh ya..gmn kalo ke Bali aja ,secara kan aku tinggal di Bali,siapa tahu bisa ketemu…hehe…ngareepppppp…

  37. Ikmah on Monday 2, 2009

    Tian ….sepanjang apa ceritanya gak bosenin and cape dech, coz gw nunggu2. btw semua fase2 dlm hidup pasti banyak rintangan n cobaannya tergantung gmn kita mnyikapinya, justru kalo bisa melewatinya akan nambah kedewasaan kita tuk menuju next…… yg penting sabar aja dech n tetap semangat tuk hari esok ok…… Pokoknya sekali lagi “SELAMAT ATAS PERNIKAHANNYA” smoga ampe selamanya alias langgeng terus.

  38. dhelia on Monday 2, 2009

    Wow kuq commentnya serem2..maaf sblmxa..msl d blng cma modal tampang krn bule ya brarti itu anugerah dr Tuhan bwt ka Tian..msl d blng aji mumpung, apa slhxa ksmptn yg ad d manfaatkan sebaik-baiknya..y emank bnr orng punya ksmptn untk ksh pandangan ttng orng lain tp hrs d inget kalau g’ da manusia yg smpurna..kla kptsn yg d ambl jg mnrt yg lain ad yg g’ spendapat y itu hak ka tian dgn segala konsekuaensi yg bkl d terima..skali lg no body perfect..(ini cma ksh pndpt aj)…peace..
    -good luck-

  39. emi on Monday 2, 2009

    Tian, yang sabar ya lihat pendapat yang negative tentang lho. mereka cuma orang yang tidak pernah belajar menghargai orang lain dan mereka juga orang yang tidak pantas dihargai.
    Gua adalah seorang muslim dan gua punya teman yang pindah agama menjadi nasrani tapi gua tidak pernah menghina dia atau kasih omongan yang tidak penting karena bagi gua “untukmu agamamu dan untukku agamaku”.
    Tian, gua suka cara lho memandang hidup semuanya dengan logika dan simple dan semoga lho bisa jadi suami dan bapak yang baik buat keluarga lho.

  40. Saby on Monday 2, 2009

    Tian banyak2 bersabar ya…emang kadang2 hidup kite harus melalui liku2 or process kehidupan yg agak getir, genting n very pressurize moment….
    apapun yg dikatakan org2 diluar sana emang ngak bisa dihalangin or ditutupin mulutnya kerna diluar kemampuan kite…kamu harus kuat & tabah dan yg terpenting harus bijak menangani emosi kamu..jgn terpancing ama kata2 kesat yg dilempar ke kamu..mendingan kamu focus dgn kehidupan berkeluarga yg baru kamu bina gimana kamu & titi harus menjalani & memperbaiki & harus berkerja sama antara satu sama lain tuk memperkuat kan ikatan perkawinan kalian biar badai sebesar apapun yg melanda kalian bisa menghadapi berdua & bahagia selamanya..itu yg harus kamu tunjuk kan & bukti kan pada semua yg pernah menjelek-jelek kan kalian…Slamet & Congaratulations Tian & Titi…

  41. baby on Monday 2, 2009

    Tian & Titi… selamat ya..
    btw…kita sama baru nikah february..beda tanggal doang.. aku tanggal 9…
    Same story…suami aku katolik..aku islam…
    Satu hal yang penting… agama adalah sesuatu yang pribadi antara kita dan yang diatas… Karena Yang Di-Atas juga kita bisa jadi suami istri…. buat teman2 yang mengatas namakan Agama.. untuk menghakimi orang lain… ada baiknya..untuk lebih belajar memahami arti sebuah agama…
    Karena Agama apapun…sama!!! Agama adalah tools kita untuk berkomunikasi dan yang paling penting percaya dengan yang Di-Atas…
    Lahir-perjalana hidup hingga kematian telah ditentukan oleh yang Di-Atas… seperti tian dekripsikan sebagai fase kehidupan….
    jadi please deh…nggak perlu menghujat atau mengkambing-hitamkan agama lagi..

    Good Luck for Tian & titi… I wish all the best for both of you…

    luv
    baby…

  42. Cahaya on Monday 2, 2009

    Tian jangan pernah menyerah…Do the best 4 ur life n ur family. Met menempuh “hidup baru” semoga menjadi keluarga yang sakinah mawadah wa rohmah. Masalah orang yang tidak suka, bukankah itu hal yang biasa dan wajar. Jadi ya biarin saja dech. Ikhlaskan saja biar tidak jadi penyakit ehuehe…sukses yach

  43. Grandong on Monday 2, 2009

    Tian, yang sabar ya kayaknya si ayeza, annisa dan Ryand itu 1 orang deeehhh dia kan kemaren comment di detik.com juga trus pindah dimari, sumpah commentnya PEDDESSS!

  44. tia on Monday 2, 2009

    Tadinya semangat bgt baca tulisan ini tapi begitu masuk bagian coment jadi males bgt. Knapa seh masih aja ada yg menghujat “hey leave him alone”. Mau Tian mualaf kek mau enggak kayaknya ini bukan urusan kita bgt deh dan cuma ngotorin blog ini, kalau segala sesuatu yg berhubungan dengan pernikahan Tian & Titi malah dihujani dgn coment2 SARA kayak gini mending diclosed aja comentnya Tian males bgt bacanya karena pasti ada pihak2 yg tersakiti, aku seorang Muslim pasti sakit donk rasanya karena agama aku jg ikut terseret2 dan pasti yg Kristen jg. Jadi stop debat tentang sesuatu yg belum jelas, knapa seh kita gak mikirin ttg hal lain yg lebih berguna, misalnya ttg siapa tar yg bakal kita pilih pas pemilu kayaknya lebih penting deh coz buat kelangsungan bangsa kita. Aku liat Tian gak terobsesi deh buat dpt PA kalau mau tinggal aja dia keluaran duit beberapa juta buat sms yg buanyak masa seh seberharga itu nilai PA ampe mau dpt aja pake pindah agama ya ampun……….fitnah yg sangat kejam. So please tmn2 hargailah perbedaan disekitar kita karena kalau kita lihat secara sehat perbedaan itu indah bgt.
    Buat Tian & Titi sabar aja ya……….

  45. rika andriyani on Monday 2, 2009

    sebelumnya selamatnya……
    semua orang hidup penuh dengan pilihan, dan apapun pilihannya yg menurut kita baik belum tentu menurut orang baik. So hidup2 kita ngapain juga mikirin pendapat orang lain. Dan buat kak tian sabar aja ya dengar coment2 orang, itu berarti mereka tuh peduli dan sayang sama kak tian. Tapi kalo boleh jujur bukan ya pernikahan itu adalah moment yg paling membahagiakan bagi semua orang ngapain juga harus ditutupin terlepas dari semua kontroversi di dalamnya tapi bukannya kalo seiman itu akan lebih baik jadi ga usah ditutupin ya,apalagi kalian udah pacaran lama.

  46. nhana on Monday 2, 2009

    tian apapun perjalanan pernikahan u nnt..itu hidup u..tiap jalan yg u ambil u jg harus tahu resikonya..komunikasi..itu yg penting dlm rumah tangga..berbeda ketika masih pacaran dulu..banyak yg harus kita pelajari kembali tentang membina keluarga sakinah,mawadah n waromah..karena disitulah cinta kita diuji..

  47. nhana on Monday 2, 2009

    tian apapun perjalanan pernikahan u nnt..itu hidup u..tiap jalan yg u ambil u jg harus tahu resikonya..komunikasi..itu yg penting dlm rumah tangga..berbeda ketika masih pacaran dulu..banyak yg harus kita pelajari kembali tentang membina keluarga sakinah,mawadah n waromah..karena disitulah cinta kita diuji..syukuri aja apa yg telah tuhan berikan krn itu adalah ridho dr-NYA..amien..

  48. feby a.k.a bie on Monday 2, 2009

    Tian,
    cuma mau bilang, klo belajar dewasa itu ga pernah berhenti utk di pelajari..
    tiap fase hidup kita, memiliki judul/bab yg berbeda dari arti dewasa itu sendiri….

    semoga di fase yg baru ini, Tian bisa melewatinya dengan nilai yg baik..hufff walo ga tau kapan akan berakhir, yang pasti semua pasti doain yg terbaik utk fase yg baru Tian lakuin sekarang….

    keep down to earth y…
    itu juga kunci sukses lho….

    kalau boleh tau,
    apa arti sukses buat Tian?
    dan apa arti dewasa menurut Tian?

  49. hailal on Monday 2, 2009

    dear tian&tikam

    buat saya, yang penting kalian sama-sama sayang, sama-sama tangung jawab. mas’alah karir ke depan tergantung usaha keras kalian dan uluran tangan Tuhan. komentar-komentar bisa kalian tanggapi dg bijaksana.

    TAPI,
    jika di kemudian hari kalian rasakan hidup RT kalian sangat berat karena alasan sepele sampai yang berat sekali, trus ga kuat, trus pengen CERAI, ya cerai aja. toh di agama kita cerai tidak dilarang. malah dianjurkan. untuk urusan PERCERAIAN, kami siap membantu. jangan kuatir.

  50. Ntrifunny on Monday 2, 2009

    Waduh sedih abisss baca comment2 yg sadis.Apalagi kak Tian yg baca,ga kebayang gmn perasaan’y.Sabar ya Kak,k.Lo kata kak Titi di Blog’y ‘Anjing meng6onggong org keren tetap berlalu’
    udah dnk jgn comment yg sadis2,bygkn k.Lo comment yg kalian tulis berbalik di tujukan ke diri kalian?Siapa seh yg ga sedih bc’y.
    Kak tiTIan urat sabar’y panjangin yachw…