<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tian&#039;s Official Blog &#187; Articles</title>
	<atom:link href="http://christian-sugiono.com/category/articles-blog/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://christian-sugiono.com</link>
	<description>Just another WordPress weblog</description>
	<lastBuildDate>Tue, 01 Nov 2011 11:16:45 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>MissTechcommunication</title>
		<link>http://christian-sugiono.com/2010/06/misstechcommunication/</link>
		<comments>http://christian-sugiono.com/2010/06/misstechcommunication/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Jun 2010 16:49:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>csugiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[blackberry]]></category>
		<category><![CDATA[blackberry messenger]]></category>
		<category><![CDATA[communication]]></category>
		<category><![CDATA[foursquare]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[social media]]></category>
		<category><![CDATA[social network]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://christian-sugiono.com/?p=1230</guid>
		<description><![CDATA[<img class="aligncenter size-full wp-image-1261" title="Techcommunication" src="http://christian-sugiono.com/wp-content/uploads/2010/06/Techcommunication1.jpg" alt="" width="464" height="253" />

Jaman sekarang sudah banyak banget alat2 komunikasi. Kita bisa melakukan komunikasi dengan seluruh manusia di penjuru dunia dengan gampang dan murah. Beda sama 10 tahun lalu dimana hal tersebut baru2 mulai gencar2nya. Selain itu juga kita bisa melakukan komunikasi dengan jumlah audience yang sangat banyak dalam waktu berbarengan, alias arisan rame-rame.
<blockquote>Semua ingin berbicara, semua ingin menjadi yang paling didengar.</blockquote>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-full wp-image-1261" title="Techcommunication" src="http://christian-sugiono.com/wp-content/uploads/2010/06/Techcommunication1.jpg" alt="" width="464" height="253" />Jaman sekarang sudah banyak banget alat2 komunikasi. Kita bisa melakukan komunikasi dengan seluruh manusia di penjuru dunia dengan gampang dan murah. Beda sama 10 tahun lalu dimana hal tersebut baru2 mulai gencar2nya. Selain itu juga kita bisa melakukan komunikasi dengan jumlah audience yang sangat banyak dalam waktu berbarengan, alias arisan rame-rame.</p>
<blockquote><p>Semua ingin berbicara, semua ingin menjadi yang paling didengar.</p></blockquote>
<p><span id="more-1230"></span></p>
<p>Manusia pasti ada sedikit sifat narsis n exhibisionis yang dimana kalau dipadu dengan teknologi akan membentuk perilaku-perilaku menyimpang, antara lain kecenderungan untuk oversharing. Bahkan Foursquare juga membuat Oversharing badget, dimana elo check-in di setiap tempat dimana loe sedang berada, alias laporan terus, maka akan mendapatkan badget tersebut.</p>
<p><a href="http://christian-sugiono.com/wp-content/uploads/2010/06/OverShareBadge1.gif"><img class="aligncenter size-full wp-image-1232" title="OverShareBadge" src="http://christian-sugiono.com/wp-content/uploads/2010/06/OverShareBadge1.gif" alt="" width="350" height="136" /></a></p>
<p>Salah satu efek samping dari ketagihan semua ini adalah menjadi punya dunia sendiri, tidak peduli dengan sekitar, sifat autis, alias sibuk dengan bbnya sendiri. Di dalam mobil orang skrg kalau lagi berkendaraan enggak ngeliat-ngeliat ke luar lagi, tapi fokus ama blackberrynya terus.</p>
<p>Yang menjadi berbahaya adalah kalo sedang nyetir tapi kita tetep sibuk ama BB kita.</p>
<blockquote><p>Ngetwit waktu lagi macet di mobil itu adalah pembunuh waktu yang paling  ampuh. Tapi kebiasaan ngetwit sambil nyetir bisa menjadi pembunuh nyawa  paling ampuh juga. So, be wise!</p></blockquote>
<p>Contoh dari sistem komunikasi level baru ini pada masa sekarang yang populer adalah Blackberry Messenger dan Twitter. Dari masing-masing tersebut terdapat semacam penyimpangan yang bisa terjadi. Coba kita lihat dibawah ini:</p>
<h3 style="text-align: center;"><strong><a href="http://christian-sugiono.com/wp-content/uploads/2010/06/BBIM.gif"><img class="aligncenter size-full wp-image-1246" title="BBIM" src="http://christian-sugiono.com/wp-content/uploads/2010/06/BBIM.gif" alt="" width="150" height="145" /></a></strong><strong>Blackberry Messenger</strong></h3>
<p>Broadcast Message BB broadcast ini the ultimate ngeganggu banget kalau misalnya enggak dipergunakan dengan bijak. Trend yang terjadi adalah banyaknya broadcast message gak penting, dari hoax yang sama sekali gak bisa dipercaya sampai <em>&#8220;maaf test contact, baru upgrade bb&#8221;</em> yang maksudnya pamer atau apa enggak tau. Beberapa jenis perilaku broadcast message yang menyimpang:</p>
<p><strong>1. Broadcast message iklan</strong><br />
Atau lainnya yang berulang-ulang. Sekali dua kali sih gak masalah tapi kalau tiap hari di jam dan waktu yang hampir selalu sama, jadi kaya alarm aja tuh.</p>
<p><strong>2. Broadcast message hoax</strong><br />
Lingkaran setan broadcast message yang gak habis-habis. Satu broadcast mengenai berita hoax, lalu dia sadar dan broadcast lagi bilang ternyata itu hoax dan minta maaf, lalu kemudian ada orang lain yang menimpali dengan broadcast kalau ngirim-ngirim broadcast gak penting lewat broadcast bbm itu sangat ngeganggu, dimana dia sendiri menjadi bagian dari type orang yang menggangu. Well, the main point is: they&#8217;re all annoying!</p>
<p><strong>3. Gonta ganti profile pic BB</strong><br />
Dia adalah penguasa list Recent Updates, selalu berada di paling atas karena tiap 10 menit sekali ganti profile pic. Dari dia sedang ngapain saat ini, sampai koleksi foto-fotonya sengaja di masukin ke memory BBnya supaya bisa dipasang di profile pic, semua ditunjukkan, berharap orang akan kirim komentar mengenai fotonya tsb. Biasanya yang seperti ini apabila orang tersebut:</p>
<ol>
<li>Baru potong rambut, mau pamerin rambutnya yang baru.</li>
<li>Atau baru punya hidung/dagu baru yang harganya mahal huehuue.</li>
<li>Baru punya anak, apalagi bayi. Mau menjadi ibu dari bayi terlucu di group circlenya. Semakin lucu anaknya semakin sering di post.</li>
<li>Pamer motor/mobil barunya.</li>
<li>Bersifat enggak punya pendirian mengenai identitas dirinya.</li>
</ol>
<p><strong>4. Penggunaan karakter aneh dalam contact name<br />
</strong>Buat orang yang sudah diatas 25 tahun, bekerja mandiri dan mempunyai karir yang mapan, rasanya enggak banget kalau contact name BBMnya pake karakter atau Greek symbols atau apapun yang aneh-aneh yang tersedia di BBnya. Soalnya ini sangat membuat repot kalau contact BBMnya ada banyak dan harus mencari nama dengan cara mengetik langsung, sering enggak muncul. Akhirnya yang harus dilakukan adalah scroll terus kebawah sampai ketemu lalu rename contact namenya dengan yang lebih bener dan &#8216;type search friendly&#8217;. Ini ribet banget asli&#8230;.</p>
<p><strong>5. Oversharing status BB<br />
</strong> Ini sejenis dengan yang suka gonta ganti profile pic, tapi ini gonta ganti status. Kita bisa tahu kehidupannya dia hanya dari status updates bbnya, dari yang laporan tiap jam lagi ngapain aja sampai yang berantem sahut-sahutan ama pacarnya di status BB. Kita semua jadi penonton.</p>
<p><strong>6. Pembajakan Blackberry<br />
</strong> Ini adalah proses pengambilalihan BB ketika si empunya lagi lengah atau gak ngeh, lalu menuliskan hal-hal yang mungkin dianggap lucu terus di broadcast. Oke&#8230; awalnya sih lucu, tapi lama kelamaan kalau seperti itu terus dan diulang-ulang, yang ada malah annoying dan gak lucu lagi. Its so 2008.</p>
<p><strong>7. Gambar-gambar dari groups<br />
</strong> Punya BB Group emang seru banget, bisa ngobrol ngabisin waktu dengan banyak orang sekaligus. Tapi harus inget-inget juga, kalau ada group temen-temen kampus, terutama yang cowo-cowo semua yang demen posting picture di group. Sering tiba-tiba di Media Gallery kita muncul gambar-gambar yang aneh-aneh yang bisa berbahaya keliatan orang lain terutama pacar. Salah-salah kalau lagi ada razia terhadap content tertentu, misalnya content porno artis, loe jadi kena pasalnya tuh. Jadi pinter-pinter ngecheck terus atau ngatur settingannya.</p>
<h3 style="text-align: center;"><a href="http://christian-sugiono.com/wp-content/uploads/2010/06/twitter-logo.gif"><img class="aligncenter size-full wp-image-1244" title="twitter-logo" src="http://christian-sugiono.com/wp-content/uploads/2010/06/twitter-logo.gif" alt="" width="200" height="131" /></a>Twitter</h3>
<p>Revolusi komunikasi yang paling mantep menurut gue. Penemuan terhebat setelah email. Buat yang enggak menggunakan Twitter rasanya kaya ada bagian dari dunia ini yang terlewat dan menjadi sesuatu yang essensial.</p>
<blockquote><p>Kalau kita berbicara di Twitter, maka kita bicara konteks</p></blockquote>
<p>Dari situ juga karena digunakan secara massive maka terjadi banyak penyimpangan-penyimpangan yang terjadi.</p>
<p><strong>1. RT Abuser<br />
</strong> Entah salah kaprah atau entah apa, yang pasti penggunaan RT yang tidak pada tempatnya banyak dilakukan orang. Penjelasan untuk ini udah banyak dijelaskan di internet-internet lainnya, salah satunya yang sourcenya banyak kamu bisa lihat <a href="http://twitter.com/rtbukanreplyto" target="_blank">disini.</a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://twitter.com/rtbukanreplyto"><img class="alignnone" title="RT Bukan Reply" src="http://a3.twimg.com/profile_images/813412551/RTisnotReplyTo_bigger.jpg" alt="" width="73" height="73" /></a></p>
<p>Ibaratnya kaya percakapan email kamu dijawab dengan forward to all contacts, bukan dengan reply to sender.</p>
<p>Kalau menurut saya pribadi, kenapa RT abuser itu menggangu:</p>
<p style="padding-left: 30px;">1. Bisa ngotorin timeline, dalam artian, percakapan antara satu orang dengan lainnya yang di RT membuat timeline followersnya berisi twit gak sesuai konteks. Hal ini bisa menyebakan terjadinya unfollowers.</p>
<p>Ya emang, &#8220;kalau enggak suka ya unfollow saja&#8230;&#8221;. Tapi ini tidak hanya masalah angka jumlah followers yang kamu punya di Twitter. Ini juga menandakan bahwa dalam hal urusan public opinion sharing kamu belum bisa membuat banyak orang mengikuti pandangan kamu mengenai suatu hal. Suatu nilai yang rasanya lumayan berharga pada masa ini dengan revolusi cara komunikasi manusia.</p>
<p style="padding-left: 30px;">2. Mengurangi jumlah karakter yang bisa ditulis. Lebih baik gunakan reply dan ditandai dengan re:topikpembicaraan atau #topikpembicaraan.</p>
<p style="padding-left: 30px;">3. RT bisa fatal kalau ada pembicaraan orang di Twitter yang ditujukan untuk lingkup tertentu, bukan yang lebih luas. Sehingga apabila pembicaraan sensitif tersebut di RT dan bisa dibaca oleh seluruh followers orang yang ngeRT, maka hal itu bisa menjadi salah.</p>
<blockquote>
<p style="padding-left: 30px;"><strong>@iLoveRT :</strong> @misternut ngapain loe weekend?<br />
<strong>@misternut:</strong> @iLoveRT ke Bali nih, ada bachelor party temen gue. Sabtu flight pagi minggu sore pulang.<br />
<strong>@iLoveRT: </strong>Njritt! Asik banget loh, gak ngajak2! &gt;: RT @misternut: @iLoveRT ke Bali nih, ada bachelor temen gue. Sabtu flight pagi ming<br />
<strong>@indra:</strong> @misternut bro, loe ke Bali? Baca email gue yah. Tq</p>
</blockquote>
<p style="padding-left: 30px;">Jadi ceritanya si misternut ini bilang ama kantornya gak bisa masuk soalnya musti jagain bokapnya di rumah sakit. Jadi minta ijin hari itu enggak masuk karena mau menghadiri sebuah potensi party terdebest seumur hidupnya. Jadi dia terpaksa berbohong supaya bisa jalan rencananya.</p>
<p style="padding-left: 30px;">Nah, si iLoveRT ini adalah orang yang rasanya punya Ubertwitter atau twitter client lainnya yang gak ada tombol reply, tombolnya cuma Retweet dan Send doang. Jadi semua conversationnya dijawab pake retweet.</p>
<p style="padding-left: 30px;">Akibatnya ketika misternut ngejawab tweetnya dan di RT oleh iLoveRT, bossnya si misternut, yaitu Indra ngebaca dan tau apa yang terjadi. Setelah itu Indra ngirim email berisi list kerjaan yang musti dikelarin sebagai pengganti hari bolosnya. Semua jadi kacaw balaw hanya karena penggunaan RT yang salah!</p>
<p><strong>2. Timeline Flooding<br />
</strong> Ngetwit secara simultan dalam waktu yang berdekatan bisa membuat timeline jadi banjir oleh twit kamu. Bagi sebagian orang hal ini bisa menggangu, meskipun sebenarnya tidak terlalu masalah selama isi twit satu dengan lainnya masih dalam konteks yang sesuai. Tidak random twits, karena akan menjadi spam.</p>
<p><strong>3. Mention Flooding </strong><br />
Mungkin kasus ini buat banyak orang masih belum familiar atau belum pernah kejadian. Tapi gue pernah mengalami hal ini. Jadi pernah ada kuis yang dilakukan oleh portal berita melalui Twitter, dimana siapa yang paling banyak ngeRT twit tersebut akan mendapatkan hadiah menarik. Portal berita tersebut mempunyai ribuan followers yang mengRT setiap twit yang dikeluarkan oleh portal tersebut. Celakanya, nama gue pernah di mention dalam twit tersebut, dijadikan sebagai salah satu judul berita dengan ada mention nama gue. Alhasil, ribuan orang ngeRT twit tersebut yang ada nama guenya, sehingga di timeline gue warnanya jadi kuning semua (btw gw make UberTwitter). Hal itu berlangsung sampai 5 hari. Yang bikin bete adalah kalau temen-temen gue sendiri yang mention nama gw jadi keselip diantara ribuan twit mention yang isinya sama semua.</p>
<p><strong>4. Trending Topics Explanation s<br />
</strong>Bagi yang makai UberTwitter, bisa dengan mudah mengganti explanation trending topics. Terutama apabila salah satu trending topicsnya dari Indonesia aja, udah deh, trending topics yang lain pasti explanationnya tercemar. Jadi di ganti-ganti, sok-sok dihubung2kan dengan TT yang dari Indonesia dsbnya. Tapi dasar banyak juga yang malah nulis disitu &#8220;Udah dong, jangan bikin malu negara sendiri, ganti2 trending topics. Ini memalukan tau!&#8221;. Yup. We know that.</p>
<p><a href="http://christian-sugiono.com/wp-content/uploads/2010/06/becauseofweed.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1251" title="becauseofweed" src="http://christian-sugiono.com/wp-content/uploads/2010/06/becauseofweed.jpg" alt="" width="400" height="155" /></a></p>
<p><strong>5. Penggunaan Trending Topics Dengan Bijak<br />
</strong>Trending topics dilihat seluruh Twitterverse. Dan terjadinya trending topics emang diluar kendali kita. Kalau ada satu hal yang dibicarakan banyak orang dalam waktu yang bersamaan, maka akan menjadi trending. Dan trending biasanya terjadi pada saat orang merasakan hal yang sama. Yang paling aneh pernah terjadi yang gue lihat adalah ketika tim Piala Thomas Indonesia kalah lawan China, di trending topics ada tulisan Wasit Goblok, yang artinya orang Indonesia ngerasa timnya kalah karena Wasitnya Goblok uhhuhue entah bener atau enggak, tapi hal itu bikin gue ketawa sekaligus merasa miris.</p>
<p><a href="http://christian-sugiono.com/wp-content/uploads/2010/06/TT.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1253" title="TT" src="http://christian-sugiono.com/wp-content/uploads/2010/06/TT.jpg" alt="" width="193" height="275" /></a></p>
<p>Tapi gak ada yang pernah ngalahin Peterporn sebagai TT.</p>
<p><strong>6. Isi dari Trending Topics yang berulang-ulang</strong></p>
<ul>
<li> Wah, #Peterporn jadi TT&#8230; gila!!</li>
<li> Hhuehueuhe ngakak gue Peterporn jadi TT. Hhuahua RT @chazz Heeh apa sih kok Peterporn jadi TT.</li>
<li>Gilaaaa masa trending topicsnya nomor satu Peterporn sih, worldcup kalah!</li>
</ul>
<p><a href="http://christian-sugiono.com/wp-content/uploads/2010/06/WasitGoblokTweet.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1249" title="WasitGoblokTweet" src="http://christian-sugiono.com/wp-content/uploads/2010/06/WasitGoblokTweet.jpg" alt="" width="400" height="434" /></a></p>
<p>Ya udah lah ya&#8230; jadi trending topic karena hal-hal yang kaya gitu. Inti pembicaraannya gak keliatan, cuma hebohnya doang yang ada.</p>
<p><strong>7. Follow Back<br />
</strong> Ini yang sampai sekarang gue enggak ngerti, pertama apa untungnya buat gue kalau seseorang suruh followback kalo tujuannya cuma buat nambahin angka followersnya dia. Yang ada salah-salah follow orang malah jadi merusak timeline.</p>
<blockquote><p>Yah kurang lebih begitulah dari hasil observasi gue selama ini. Tulisan ini bukan mengartikan bahwa gue ngerti dan melaksanakan semuanya dengan benar. Ini adalah hal-hal yang gue temuin dalam kehidupan sekitar gue, dan mungkin juga gue melakukan dari apa yang gue tulis ini.</p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://christian-sugiono.com/2010/06/misstechcommunication/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kebudayaan Selera Bule</title>
		<link>http://christian-sugiono.com/2009/08/kebudayaan-selera-bule/</link>
		<comments>http://christian-sugiono.com/2009/08/kebudayaan-selera-bule/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Aug 2009 04:17:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>csugiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://christian-sugiono.blogseleb.com/?p=1044</guid>
		<description><![CDATA[
Image Source
Beberapa waktu yang lalu gw nonton Discovery Channel dan sepertinya lagi ada program tematik khusus tentang negara tetangga kita dalam beberapa kali tayangan. Not bad, kemasannya keren, dan menarik ya selayaknya program-program yang tayang di Discovery Channel emang keren-keren pastinya (salah satu channel favorite gw!).
Hanya yang bikin gw kaget adalah di dalam salah satu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://christian-sugiono.com/wp-content/uploads/2009/08/wayang1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1208" title="wayang" src="http://christian-sugiono.com/wp-content/uploads/2009/08/wayang1.jpg" alt="" width="450" height="338" /></a></p>
<p><a href="http://tasmania28.wordpress.com/2009/06/20/sejarah-wayang">Image Source</a></p>
<p>Beberapa waktu yang lalu gw nonton <a href="http://www.discoverychannel.co.uk/tv-schedule/?type=series&amp;country_code=SG&amp;channel_code=DCSE-ENG&amp;series_id=153918">Discovery Channel dan sepertinya lagi ada program tematik khusus tentang negara tetangga kita dalam beberapa kali tayangan</a>. Not bad, kemasannya keren, dan menarik ya selayaknya program-program yang tayang di Discovery Channel emang keren-keren pastinya (salah satu channel favorite gw!).</p>
<p>Hanya yang bikin gw kaget adalah di dalam salah satu tayangannya isinya mengenai Keris.  Hmm, gw pikir Keris itu cuma ada di Indonesia, tapi ternyata sampai di negara tetangga kita juga punya. Mirip2 juga kaya Keris yang di Jawa, Keraton dsbnya. Dan selain itu, juga ada tayangan mengenai Batik juga loh&#8230;</p>
<p><span id="more-1044"></span></p>
<p>Disitu juga ada interview pakar pembuat Keris. Yang dibahas juga lumayan menarik, bagaimana dia mendapatkan Keris itu, dan jenis-jenisnya serta cerita yang terkandung didalamnya. Lengkap dengan animasi 3D yang memukau sebagai ilustrasi pelengkap cerita.</p>
<p>Juga ada tayangan gimana cara mandiin Keris dengan berbagai macam jenis peralatannya. Tapi pastinya yang dipaparkan adalah hal yang berhubungan dengan cara pandang Discovery Channel, dimana air-air yang digunakan untuk memandikan (membersihkan) Keris itu mengandung zat-zat yang bisa membuat bahan dasar Keris itu (baja?) menjadi awet dan semakin bagus kelihatannya. Ilmiah dan modern, lebih masuk dengan logika sebagian besar penonton Discovery dan generasi muda saat ini.</p>
<p>Apakah ini untuk kesekian kalinya identitas kultur bangsa Indonesia diklaim oleh pihak lain atau emang ternyata disana juga ada Keris dengan segala macem tetek bengeknya yang mirip dengan di Indonesia, gw udah capek ngedengerin dan mempermasalahkannya. Males debat sana sini tanpa hasil. Yang lebih gw perhatiin disini adalah strategi kita yang kalah hebat dengan negara tetangga dalam rangka pencitraan jati diri bangsa di mata international.</p>
<p>Kenapa mereka bisa mendapat akses untuk menyebarkan informasi mengenai diri bangsanya, terlepas dari keaslian kontennya atau bukan. Tapi yang pasti mereka telah berhasil menggambarkan kebudayaan bangsanya dengan menarik  melalui saluran televisi kelas A yang ditonton oleh masyarakat internasional. Mereka bisa mengemas segala macam bentuk kebudayaan dalam bentuk yang menarik dan tidak membosankan.</p>
<p>Sedangkan Indonesia di dalam tayangan televisi internasional cuma sering muncul ketika ada bom yang meledak dan masalah teroris. Ironis.</p>
<p>Gw sangat hobi dengan culture dunia, dan salah satu tempat untuk melihat kebudayaan setempat adalah dengan datang ke museum.</p>
<p>Kalau boleh gw bandingin museum di Indonesia dengan museum di negara tetangga, sangat jauh tertinggal.</p>
<p>Dari cara mendisplay koleksinya, cerita-ceritanya dan juga events2nya pasti lebih menarik.</p>
<p>Di Indonesia kalau dengar kata museum kesan pertama yang muncul adalah berdebu, panas, tua dan membosankan. Meskipun kadang unsur seperti itu memberi efek flashback dan mistik yang lebih dibanding dengan ruangan dan display yang modern. Tapi ya balik lagi, berapa banyak orang Indonesia yang bisa mengapresiasi koleksi museumnya dengan tulus?</p>
<p>Apakah kalau kita ke Bali kita juga senang untuk meluangkan waktu melihat tari pendet, atau malah kita lebih senang santai di villa mewah dan tempat-tempat yang sedang hype pada saat itu, yang sebagian besar dikelola oleh barat?</p>
<p>Kalau ada pertunjukan tari/wayang di TV bukannya kita langsung mengganti channel tersebut dengan channel lain yang lebih menarik?</p>
<p>Tapi kenapa ketika kita sadar kalau hal yang jarang/tidak suka kita perhatikan itu diklaim oleh pihak lain langsung teriak-teriak?</p>
<p>Mungkin sekarang sudah waktunya bagi bangsa kita untuk berbenah diri membereskan masalah kebudayaan kita ini.</p>
<p>Kalau gw pikir sih, yang namanya budaya, seni atau apapun itu enggak mesti dikemas seperti yang itu-itu aja kaya di kartu pos ataupun katalog tour n travel.</p>
<p>Kita juga enggak harus punya “selera bule” untuk suka dengan kebudayaan sendiri.</p>
<p>Terus kenapa juga muncul istilah “selera bule” untuk beberapa hasil/produk kebudayaan negeri sendiri. Apakah “selera lokal” sudah begitu tingginya sehingga tidak mau sedikitpun melihat ke jati diri bangsa?</p>
<p>Sampe-sampe di luar negri yang memperkenalkan gamelan, pencak silat dsbnya adalah orang bule, bukan orang kita sendiri&#8230; hmmm..</p>
<p>Mungkin kita yang muda-muda ini punya cara lain untuk mengemas kebudayaan sehingga bisa disukai oleh generasi yang lebih modern dan kritis cara pikirnya.</p>
<p>Supaya kita-kita ini dan sebagian besar orang Indonesia lainnya ini menggunakan ciri khas kebudayaan kita dalam kehidupan sehari-hari sehingga benar-benar nempel sebagai citra diri bangsa. Dengan begitu kan pihak lain kalau mau mengklaim jadi mikir karena secara otomatis orang asing pun akan tau kalau itu budaya milik bangsa mana….</p>
<p>Yuk mikir yuk, daripada ribut-ribut ngehujat sana sini mendingan energinya kita pake buat puter otak supaya ada jalan keluarnya….</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://christian-sugiono.com/2009/08/kebudayaan-selera-bule/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>62</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Organizer VS Facebook</title>
		<link>http://christian-sugiono.com/2009/05/organizer-vs-facebook/</link>
		<comments>http://christian-sugiono.com/2009/05/organizer-vs-facebook/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 May 2009 22:28:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>csugiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://christian-sugiono.blogseleb.com/?p=928</guid>
		<description><![CDATA[
Hayo pada masih inget gak nih sama yang namanya organizer waktu jaman  sekolah dulu? Suka pada punya juga gak? Dulu ( hmmm dari kecil sampe  sekitar terakhir 10 tahun yang lalu) gw selalu punya yang namanya  semacam diary, file dan organizer gitu. Isinya segala macam yang mungkin  aja. Kalau dulu diary [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-full wp-image-1105" title="organizer" src="http://christian-sugiono.com/wp-content/uploads/2009/05/organizer.jpg" alt="" width="450" height="338" /></p>
<p>Hayo pada masih inget gak nih sama yang namanya organizer waktu jaman  sekolah dulu? Suka pada punya juga gak? Dulu ( hmmm dari kecil sampe  sekitar terakhir 10 tahun yang lalu) gw selalu punya yang namanya  semacam diary, file dan organizer gitu. Isinya segala macam yang mungkin  aja. Kalau dulu diary waktu masih SD, biasanya dikasih tuker pinjem ke  temen sekelas, disuruh isi biodata segala macem, kata-kata mutiara,  singkatan sampai foto diri. Seru banget yah masa-masa itu&#8230; Apalagi  kalau disiinya sama temen-temen yang kreatif, wih rasanya mantep bgt.</p>
<p>Terus setelah itu pas agak gedean dikit, punya organizer yang isinya juga segala macam tetek bengek, dari foto-foto, kata-kata temen, contact, dsbnya. Dan sampai sekarang semuanya punya gue masih ada loh huehuehe. Gw emang paling jago menyimpan barang, kadang sampah aja gue koleksi :p</p>
<p>Lalu gw berpikir ini kayanya cikal bakal sifat orang yang suka sharing, berbagi segala sesuatu, menyimpan segala sesuatu untuk kemudian disharing dengan oanrg lain, dan juga orang lain bisa ikut berpartisipasi disitu. Kalau versi jaman sekarangnya kaya online social networking site. Ketika kepikiran ini gw jadi ingin membandingan organizer versi jadul sama Facebook.</p>
<p><span id="more-928"></span></p>
<p>Btw, yang di foto-foto ini adalah organizer asli gw ketika gw masih SMU dengan segala macam isinya yang tetap seperti ketika 10 tahun lalu terakhir kali gw sentuh.</p>
<p><strong>Journal, Status Updates &amp;  Walls.</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong><img class="size-full wp-image-938 aligncenter" title="wall_fb1" src="http://christian-sugiono.com/wp-content/uploads/2009/04/wall_fb1.jpg" alt="wall_fb1" width="450" height="338" /><br />
</strong></p>
<p>Di Facebook kita sering nulis mengenai keadaan kita saat itu di status updates, atau teman-teman yang menuliskan sesuatu berkaitan dengan kita atau segala macemnya. Nah ternyata pas gw perhatiin jaman dulu juga kaya gitu yah, cuma ini versi ditulis di kertas dengan tulisan macem-macem.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="alignnone size-full wp-image-930" title="blog" src="http://christian-sugiono.blogseleb.com/files/2009/04/blog.jpg" alt="blog" width="450" height="338" /></p>
<p style="text-align: left;">Kegiatan sehari-hari yang ditulis di agenda dari yang penting sampai enggak penting.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="alignnone size-full wp-image-931" title="comments" src="http://christian-sugiono.blogseleb.com/files/2009/04/comments.jpg" alt="comments" width="450" height="338" /></p>
<p style="text-align: left;">Tulisan atau komentar teman. Kalau dari cewe biasanya pake dihias-hias segala tulisannya :p</p>
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;"><strong>Friend Contacts</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong><img class="size-full wp-image-937 aligncenter" title="contact_fb" src="http://christian-sugiono.blogseleb.com/files/2009/04/contact_fb.jpg" alt="contact_fb" width="450" height="308" /><br />
</strong></p>
<p style="text-align: left;">Yang paling utama di FB adalah daftar teman beserta segala macam contact infonya.Y ang paling penting juga dari isi organizer adalah nomor telepon dan alamat teman-teman semua. Biasanya contact ini ada di bagian paling akhir dari organizer, disusun menurut abjad.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-933 aligncenter" title="contact" src="http://christian-sugiono.blogseleb.com/files/2009/04/contact.jpg" alt="contact" width="350" height="467" /></p>
<p style="text-align: left;">Contact list di organizer gw jaman dulu, hehe pake ditempel fotobox segala. Dan&#8230; whattt?? Itu nomor dan ID pager tuh? Huehue dulu tukerannya bukan PIN tapi nomor pager <img src='http://christian-sugiono.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;"><strong>Photo Albums</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong><img class="size-full wp-image-936 aligncenter" title="foto_fb" src="http://christian-sugiono.blogseleb.com/files/2009/04/foto_fb.jpg" alt="foto_fb" width="450" height="358" /><br />
</strong></p>
<p style="text-align: left;">Gw juga paling seneng nyimpen foto-foto di organizer. Foto bareng pacar, sama teman-teman maupun semuanya dan ini bertujuan supaya bisa dilihat sama teman-teman lain. Begitu juga di FB bahkan yang mantep banget menurut gw adalah tagging temen-temen loe di foto.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-934 aligncenter" title="foto" src="http://christian-sugiono.blogseleb.com/files/2009/04/foto.jpg" alt="foto" width="450" height="338" /></p>
<p style="text-align: center;">Koleksinya pasti fotobox dong uhuhuhe.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-935 aligncenter" title="foto2" src="http://christian-sugiono.blogseleb.com/files/2009/04/foto2.jpg" alt="foto2" width="450" height="338" /></p>
<p style="text-align: left;">Kalau di organizer enggak bisa tagging nama temen di foto rame-rame <img src='http://christian-sugiono.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />  Paling banter ditulis di belakangnya pake spidol nama masing-masing dari kiri ke kanan.</p>
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;"><strong>Boxes dan segala macam tetek bengek yang bisa dicantumkan</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong><img class="size-full wp-image-940 aligncenter" title="boxes_fb" src="http://christian-sugiono.blogseleb.com/files/2009/04/boxes_fb.jpg" alt="boxes_fb" width="450" height="338" /></strong></p>
<p style="text-align: left;">Kita juga bisa menyimpan segala macam barang yang kita senangi atau segala sesuatu yang berhubungan dengan kita. Kalau di FB ini seperti di boxes, sandbox, dsbnya.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-941 aligncenter" title="tiket" src="http://christian-sugiono.com/wp-content/uploads/2009/04/tiket.jpg" alt="tiket" width="450" height="338" /></p>
<p style="text-align: left;">Misalnya di organizer gw ini, segala tiket pensi jaman dulu dan lainnya. Seperti gw bilang, gw koleksi sampah huehuhe.</p>
<p style="text-align: left;">Seru juga yah ternyata bongkar-bongkar organizer jaman dulu terus dibandingin dengan FB skrg. Tapi yang pasti organizer ini bener-bener menyimpan kenangan banget, masih bisa dipegang-pegang dan disentuh, enggak kaya jaman sekarang yang semuanya udah serba digital. Kalau suatu saat Google, Facebook atau Yahoo mati lampu gimana dong dengan segala macam kenangan yang kita simpan? Jadi ilang juga dong :p</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://christian-sugiono.com/2009/05/organizer-vs-facebook/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>111</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sudahkah Anda Mencontreng Sinterklas?</title>
		<link>http://christian-sugiono.com/2009/04/sudahkah-anda-mencontreng-sinterklas/</link>
		<comments>http://christian-sugiono.com/2009/04/sudahkah-anda-mencontreng-sinterklas/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Apr 2009 14:47:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>csugiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://christian-sugiono.blogseleb.com/?p=878</guid>
		<description><![CDATA[
Hari ini adalah hari yang paling diantisipasi oleh banyak orang Indonesia saat ini, seperti hari Kamis yang menjadi hari libur, lumayan kerja bisa masuk siang, atau yang libur bisa men-“scale horizontal”-kan harinya menjadi long weekend. Juga rasanya seperti Christmas, Lebaran ataupun lulus2an bagi banyak orang lainnya.
Hari ini gue agak extra bangun lebih pagi, jam 9 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-882  aligncenter" title="title1" src="http://christian-sugiono.blogseleb.com/files/2009/04/title1.jpg" alt="title1" width="287" height="371" /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: left;"><span lang="IN">Hari ini adalah hari yang paling diantisipasi oleh banyak orang Indonesia saat ini, seperti hari Kamis yang menjadi hari libur, lumayan kerja bisa masuk siang, atau yang libur bisa men-“scale horizontal”-kan </span><span lang="DE">harinya </span><span lang="IN">menjadi long weekend</span><span lang="DE">. Juga rasanya seperti Christmas, Lebaran ataupun lulus2an bagi banyak orang lainnya.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="DE">Hari ini gue agak extra bangun lebih pagi, jam 9 terus langsung pulang ke Cinere. Ini adalah kali pertamanya gue mencontreng, mencoblos, vote, pemilu dan segala macam istilahnya itu. Hmm istilah contreng sebenarnya gue baru tau gara-gara pemilu ini loh. Gw pikir tadi yang kaya gitu itu namanya men’centang‘ ?</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="DE">Pengalaman ini lumayan seru juga sih heuheuhe. Alesan kenapa ini baru pertama kalinya gw mencoblos setelah harusnya dari 10 tahun lalu sudah bisa&#8230;. ya gue sendiri juga ngerasa enggak tahu ya. Mungkin karena sekarang ini sudah lebih dewasa, sudah tau seperti apa pentingya pemilu dsbnya. Ya dulu emang juga udah tau, tapi sebatas teori yang dikasih tau di sekolah dengan segala propaganda2 yang kita sendiri enggak tau bener apa enggak dan tingkat kepartisipasian yang mungkin enggak terlalu ngefek seperti sekarang ini.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="DE">Tapi pemilu kali ini bener-bener bikin gue tergelitik, setelah segala macam usaha yang yahh&#8230; boleh kita hargai juga lah dari segala pihak, yaitu: Penyelengara, rakyat, santa claus dan Obama, akhirnya gue merawanin jari kelingking gue untuk dicelupkan ke tinta.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="DE">Nah, kok <span> </span>ada Obama dan Sinterklas?</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="DE"><span id="more-878"></span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="DE">Pertama, pemilu AS kemarin yang menghasilkan Barack Obama lumayan jadi penyemangat juga dan booster buat rakyat Indonesia dalam melaksanakan pemilu kali ini. Karena saking kuat coverage beritanya dan ada relasi antara <span> </span>Indonesia-Obama-AS, banyak orang Indonesia yang ikut merasakan sensasi dan keterkaitan emosional dengan Pemilu AS. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="DE">Orang yang dari tadinya enggak pernah ngurusin politik jadi lumayan tertarik dan ingin tahu lebih jauh, bahkan sampe ada celetukan seperti ini dari temen gue “Eh, di Amrik sana masa ada pemilu, capresnya orang Indonesia loh!“ LOL.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="DE">Mereka semua jadi semangat, apalagi hasilnya memang Obama yang menang. Jadi buat banyak orang Indonesia, kemenangan Obama itu juga membuat semacam sensasi kemenangan di hati, merasakan semangat lagi bahwa semua bisa berubah menjadi ke arah yang lebih baik. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="DE">Itu semua bisa terlihat dari banyaknya bermunculan Sinterklas belakangan ini yang kehadirannya bisa kita rasakan pada banyak pohon-pohon dan tiang listrik. Entah darimana tiba-tiba muncul banyak wajah yang terlihat sangat berbeda satu dengan lainnya, beda warna, beda ukuran, beda lighting make up dsbnya, tapi mereka semua kok malah rasanya sama ya di mata gue. Gue enggak bisa membuat perbedaan yang jelas diantara mereka. Apakah loe juga merasakan seperti itu?</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="DE">Oia, bagi yang belum tau, Sinterklas itu bahasa jawanya: Caleg.</span></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal"><span lang="DE"><strong>Sayembara Menjadi Sinterklas Paling Baik</strong></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="DE">Sayembara menjadi Sinterklas Paling Baik yang diselenggarakan oleh kerajaan ini diikuti oleh segala kalangan. Adiknya-temennya-temen gue tiba-tiba ikutan menjadi Sinterklas pake baju merah. Di sinetron Muslimah ada figuran Politron (Polisi Sinetron) juga nyinterklas di daerahnya. Bahkan Superman pun ikutan menjadi Sinterklas.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;"><span lang="DE"><img class="size-full wp-image-887  aligncenter" title="supercaleg" src="http://christian-sugiono.blogseleb.com/files/2009/04/supercaleg.jpg" alt="supercaleg" width="450" height="338" /><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="DE">Banyak yang gue denger bahwa untuk mengikuti sayembara ini banyak yang investasi gila-gilaan. Jual mobil, jual tanah, gadai rumah, jual kontrakan dsbnya. Mereka semua siap untuk menjadi pemenang!</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="DE">Loh&#8230; kalau gitu yang siap kalah siapa dong? Rakyat?</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="DE">Ini jadi seperti ladang bisnis baru yang menjanjikan. Seperti dot com bubbles waktu itu. Dimana semua merasa pasti bisa berhasil.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="DE">Teorinya sih sebenarnya sama seperti bisnis lainnya :</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="DE"><strong>(Luck) x (Investasi Besar + Waktu) </strong><span><strong> </strong></span><strong>= Balik Modal + Profit</strong></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="DE">Jadi mindset point #1 para Sinterklas itu adalah ngembaliin modalnya dulu. Wah, jangan-jangan motivasi utamanya hanya itu, yang seharusnya membagi-bagi hadiah dan semangat kepada anak-anak yang lugu dan baik dan membuat mereka hidup bahagia dan sejahtera malah berubah menjadi untuk kepentingan diri sendiri dan golongannya.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="DE">Segala cara diusahakan, dari membuat Stiker yang Cuma modal Rp. 1500,- /buah sampai pasang billboard di perempatan strategis jalanan utama kota yang harganya bisa ratusan juta rupiah.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="DE">Panggil designer dan konseptor poster yang paling bagus, pasang satu muka enggak cukup, pasang sekaligus 3: satu normal gaya casual, satu pake peci+baju koko dan yang satunya sambil pakai seragam kenegaraan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;"><span lang="DE"><img class="size-full wp-image-886  aligncenter" title="caleg" src="http://christian-sugiono.blogseleb.com/files/2009/04/caleg.jpg" alt="caleg" width="450" height="338" />Glenn Friedly atau Obama?</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="DE">Kalau kurang terlihat gahar pun bisa dengan menggunakan background macan.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="DE">Oia mereka juga punya team sendiri yang mengikuti mereka kemanapun, para piet hitam. Mereka membantu Sinterklas untuk menjalankan tugasnya dengan mulus dan sampai pada tujuan utamanya.</span></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal"><strong>Serangan Fajar &amp; Rumah Sakit Gila</strong></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="DE">Hmm tadi pagi gue denger di radio Elshinta, ada forum pembahasan mengenai “Serangan Fajar“. Jadi ini adalah ketika Kamis subuh, beberapa jam sebelum sayembara dimulai, diduga banyak dari para piet hitam ini berkeliling dan melakukan serangan fajar dengan memberikan amplop dengan pesan harapan untuk didukung pada pemilihan sebentar lagi. <em>Yess, THAT “amplop“, not that amplop. </em></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="DE">Wah hal ini semakin menjadi sesuatu yang ditunggu-tunggu oleh rakyat, mereka <span> </span>enggak tidur, sengaja terjaga sampai pagi untuk antisipasi piet hitam ini. Lumayan, buat nambah uang bensin katanya. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="DE">Di beberapa tempat juga terdengar, rakyat punya trik jitu untuk membuat para Sinterklas itu memberikan hadiahnya sebelum hari H. Misalnya ada juga yang membuat semacam perjanjian, apabila Sinterklas itu mau mengaspal jalan yang rusak di daerah itu, para tokoh masyarakat menjanjikan dia yang akan menang di sayembara daerahnya. Penawaran yang <span> </span>sangat bagus, lalu dia mengaspal jalan tersebut, tapi apa yang terjadi kemudian? Bahwa Sinterklas tersebut ternyata malah kalah di daerah itu. Katanya “Ahh cape jadi Sinterklas-Sinterklasan, dibohongi rakyat terus&#8230;“. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="DE">Ternyata pemenangnya disini adalah siapa dia yang paling hebat berbohong.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="DE">Uang habis tapi tidak ada hasil. Itu bisa memicu terjadinya stress dan gangguna jiwa.Untuk hal ini dari pihak rumah sakit sudah mengantisipasi dengan memperbanyak fasilitas ruangan dan tenaga medis. Pengadilan juga sedang memperbanyak form perceraian yang diduga akan meningkat selepas sayembara tersebut.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="DE">&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal"><span lang="DE"><span style="text-decoration: line-through;"><strong>Nyoblos</strong></span><strong> Nyontreng</strong></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="DE">Oke, balik ke pengalaman mencoblos gue tadi&#8230;. yang membuat gue mau ngikutin pemilu kali ini juga karena ada surat panggilan yang datang ke rumah gue. Gue ngerasa enggak inget atau mungkin gak sampe ato gimana gak tau, tapi pas pemilu 2004 kemarin kayanya gw enggak dapet gitu2an deh. Atau mungkin gw di Jerman waktu itu?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;"><span lang="DE"><img class="size-full wp-image-883  aligncenter" title="suratpemilu" src="http://christian-sugiono.blogseleb.com/files/2009/04/suratpemilu.jpg" alt="suratpemilu" width="450" height="338" /></span></p>
<p class="MsoNormal">Anyway ketika gue lihat surat itu, langsung kaya terdengar lagu Indonesia Raya di soundtrack belakang, terus suara derap langkah tentara menyanyikan lagu itu. <span> </span>“Ini lah saatnya&#8230;!“ sambil mengepalkan tangan dan berdiri di atas tanah ibu pertiwi.</p>
<p><span lang="DE">Dateng, daftar, ngeliat-ngeliat tata cara, nunggu dan akhirnya gue dipanggil. Dikasih 4 lipetan kertas, ada yang merah(pink?), biru, hijau dan kuning. Seperti warna-warna dominan yang belakangan terlihat di sepanjang jalan.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="DE">Selama ini gue udah mencoba untuk ngafalin dan nginget-nginget muka, warna, pose dan nama dari setiap caleg yang terdapat di sepanjang jalan dari rumah gue ke lokasi shooting. Dan itu tiap hari dari udah sekitar 3 mingguan belakangan ini. Seperti yang gue jelasin diatas kenapa gue enggak bisa menemukan perbedaan mencolok diantara mereka semua, makanya gue musti menghafal saja jadi ketika nanti pas gue membuka lembarang contrengan, udah familiar lah. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="DE">Tapi apa yang terjadi? Gue malah *BLANK!</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="DE">Disitu ternyata cuma terdapat namanya saja yang diketik dengan huruf sedang, tidak terlalu besar. Duh gantung&#8230; jadi ilang semua gini. Ternyata memori di otak gue itu lebih bisa nginget secara visual, bukan textual. Eh tapi ternyata ada 1 lembar kertas yang ada foto-fotonya, hehehe mayan.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="DE">Di 3 lembar yang lain, gw mencoba memilih berdasarkan hati nurani gue aja. Yang partainya udah sering terdengar, sudah terlihat kerja nyatanya dan juga itu yang lumayan dijagokan oleh mayoritas dan yang dari titlenya kelihatannya masuk akal, dsbnya. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="DE">Pada intinya 4 lembar kertas itu akhirnya gue contreng dan gue masukkan ke dalam box sambil berharap semoga Sinterklas yang gue pilih benar-benar bisa memberi kita semua hadiah yang paling kita harapkan saat ini. Aminnn.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;"><span lang="DE"><img class="size-full wp-image-884  aligncenter" title="pemilu" src="http://christian-sugiono.blogseleb.com/files/2009/04/pemilu.jpg" alt="pemilu" width="450" height="338" /><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="DE">Oke, sekarang gue lagi mau menuju salah satu kedai kopi terkenal, lumayan loh, jari kelingking gue yang kena tinta ini berharga 1 cup kopi hehehe.</span></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal"><span lang="DE"><strong><em>16 April 2009 : Updated setelah pemilu, gue menemukan beberapa berita yang memprihatinkan : </em></strong></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="DE"><a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2009/04/15/15342740%20/caleg.gila.cantik.ditemani.sumanto.pemakan.mayat"><em>Caleg Gila Cantik Ditemani Sumanto Pemakan Mayat</em></a></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="DE"><em><a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2009/04/15/15255772%20/caleg.setengah.gila.minta.telanjang">Caleg Setengah Gila Minta Telanjang</a></em></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://christian-sugiono.com/2009/04/sudahkah-anda-mencontreng-sinterklas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>119</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Life Soundtrack</title>
		<link>http://christian-sugiono.com/2009/04/life-soundtrack/</link>
		<comments>http://christian-sugiono.com/2009/04/life-soundtrack/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 Apr 2009 17:00:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>csugiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://christian-sugiono.blogseleb.com/?p=843</guid>
		<description><![CDATA[
Gue rasa setiap orang ada semacam life soundtrack, yaitu lagu-lagu yang selalu masuk menjadi playlist di ipod, cd, hp ataupun gadget macem-macem lainnya. Atau juga bisa lagu yang kalo dipasang dalam situasi-situasi tertentu selalu enggak pernah salah. Ya pokoknya lagu yang udah loe dengerin berapa ribu kali tapi juga enggak bikin bosen.
Secara enggak sadar waktu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-844  aligncenter" title="title" src="http://christian-sugiono.blogseleb.com/files/2009/04/title.jpg" alt="title" width="450" height="338" /></p>
<p style="text-align: left;">Gue rasa setiap orang ada semacam life soundtrack, yaitu lagu-lagu yang selalu masuk menjadi playlist di ipod, cd, hp ataupun gadget macem-macem lainnya. Atau juga bisa lagu yang kalo dipasang dalam situasi-situasi tertentu selalu enggak pernah salah. Ya pokoknya lagu yang udah loe dengerin berapa ribu kali tapi juga enggak bikin bosen.</p>
<p style="text-align: left;">Secara enggak sadar waktu gw lagi ngebongkar-bongkar harddisk buat rapih2in, gw ngebuka folder mp3 gw yang dari tahun 2000 terus algu-lagunya ternyata ada yang masih gw pasang sampe sekarang hehee. Gw jadi kepikiran buat bikin playlist life soundtrack gw.</p>
<p style="text-align: left;">Tapi perlu dicatat, mungkin cara ngedengerin lagu tiap orang juga beda-beda yah. Ada yang ngedengerin dari liriknya, jadi dia akan bilang sebuah lagu itu bagus apabila liriknya bermakna dan juga bagus. Tapi ada juga yang ngedengerin dari musik, aransmen dan moodnya sehingga kadang membuat lirik sebuah lagu enggak terlalu menjadi penting.  Gue adalah tipe yang kedua ini. Ya meskipun gue juga kadang-kadang juga nyari2 liriknya di internet terus baca2 buat ngebantu kompilasi mix tape buat dikasih ke cewe uheuhe.</p>
<p style="text-align: left;"><span id="more-843"></span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-size: large;"><strong>Top 10 Life Soundtrack</strong></span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-size: large;"><strong><br />
 </strong></span></p>
<p><span style="font-size: large;">1. A Letter To Elise &#8211; The Cure</span></p>
<p>The Cure merupakan salah satu band favorit sepanjang jaman gue. Jaman-jamannya waktu gue ngeband, band gw FOTO banyak men-cover lagu dari The Cure, kaya Friday I&#8217;m in Love, Pictures of You, Lullaby dsbnya. Tapi lagu ini sama sekali enggak pernah dan selalu pingin gw mainin live dengan band. Ciri khas Cure terasa banget di lagu ini, gloomy dengan nada-nada yang menghanyutkan. Bagian favorit gw adalah pada waktu gitar solonya dimainin, wih, melodinya menyayat-nyayat banget. Solo gitar terenak yang gue anggep selama ini.</p>
<p style="text-align: center;"><br class="spacer_" /></p>
<p style="text-align: center;">
<object width="425" height="344" data="http://www.youtube.com/v/cU6bZ6NtJCs&amp;hl=en&amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/cU6bZ6NtJCs&amp;hl=en&amp;fs=1" /><param name="allowfullscreen" value="true" /></object>
</p>
<p><strong>Yang cocok untuk lagu ini: </strong> Lagi nyantai nyari inspirasi ataupun background nyetir mobil pulang malem-malem.</p>
<p><br class="spacer_" /></p>
<p><span style="font-size: large;">2.  No Surprises &#8211; Radiohead</span></p>
<p>Nada-nadanya dreamy dan enak buat sing along juga. Radiohead kumpulan orang gila yang keren banget kalau ngebikin lagu. Dari lagu yang jaman dulunya sampai sekarang bisa berubah gitu modelnya, tapi tetep kerasa karakter Radioheadnya. Video clipnya juga asik, liat aja:</p>
<p>Youtube Link : <a href="http://www.youtube.com/watch?v=qqsyXdj_p_I">http://www.youtube.com/watch?v=qqsyXdj_p_I</a></p>
<p><strong>Yang cocok untuk lagu ini: </strong> Sebagai pengantar tidur atau kalau lagi baca buku sebagai background soundnya.</p>
<p><br class="spacer_" /></p>
<p><span style="font-size: large;">3.  1979 &#8211; Smashing Pumpkins</span></p>
<p>Weits, ini juga band favorit gw banget. Album Siamesse Dreams, Mellon Collie-Infinite Sadness gw bisa semua kunci gitar lagu-lagunya huuhuhe, saking freaknya. Chord ciri khas Corgan, kencang dengan distorsi yang berat dan melodi melengking diiringi gebukan drum Jimmy Chamberlain yang intens dengan colongan hi hat di tengah-tengah ketukan hehe. Atau malah sebaliknya akustik gloomy yang sedih banget dan bikin orang mau bunuh diri dengan melodi yang kadang kaya terpeleset.</p>
<p>Youtube Link : <a href="http://www.youtube.com/watch?v=wrivjzw0RlI">http://www.youtube.com/watch?v=wrivjzw0RlI </a></p>
<p><strong>Yang cocok untuk lagu ini:</strong>  Dengerin lagu ini pake headphone terus sambil nyetir mobil di jalan tol yang alus banget, sepi dan diluar agak hujan-hujan dikit. Cocok abis!! </p>
<p><br class="spacer_" /></p>
<p><span style="font-size: large;">4. Poppy&#8217;s Lane Memory &#8211; Slank</span></p>
<p>Satu-satunya lagu Indonesia yang masuk life soundtrack gw. Ya karena gw emang enggak terlalu banyak ngikutin musik Indonesia, kecuali antara lain Slank, Pure Saturday dan Koil.</p>
<p>Lagu ini dikenalin sama temen gw waktu gw di Jerman. Enak nada dan liriknya penuh makna banget. Setiap ngedengerin lagu ini inget moment-moment nongkrong sambil gitaran sama temen-temen disitu. Musim dingin sambil ditemani susu coklat hehehe.</p>
<p><strong>Yang cocok untuk lagu ini: </strong>Sambil ngeliat foto-foto jaman dulu atau jalan-jalan di tengah kota sendirian.</p>
<p><br class="spacer_" /></p>
<p><span style="font-size: large;">5. Across The Universe &#8211; The Beatles</span></p>
<p>The Beatles udah pasti masuk listnya dong. Lagu ini pasti banyak juga yang udah tau, emang asik banget. Nyerempet-nyerempet India. Yang dicoverin Fiona Apple lebih asik lagi yah uhehuuhe. Kalau denger lagu ini inget masa-masa SMP ketika baru pertama kali ngedengerin Beatles terus nyari-nyari terus koleksinya pinjem dari kaset temen yang pitanya bikin suaranya meliuk-liuk hehhee.</p>
<p style="text-align: center;">
<object width="425" height="344" data="http://www.youtube.com/v/8gLWTtlMwo4&amp;hl=en&amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/8gLWTtlMwo4&amp;hl=en&amp;fs=1" /><param name="allowfullscreen" value="true" /></object>
</p>
<p>Video Clip yang versi Fiona Apple keren!</p>
<p><strong>Yang cocok untuk lagu ini: </strong>Chillin sambil memandang pegunungan. </p>
<p><br class="spacer_" /></p>
<p><span style="font-size: large;">6. Intergalactic &#8211; Beastie Boys</span></p>
<p>Beastie Boys tuh kalo gw ngeliatnya kaya jaman sekarang Justice atau Soulwax dengan teknologinya masing-masing. DJ+Distorsi mantep banget. Pas dapet rocknya beatnya juga asik. </p>
<p style="text-align: center;">
<object width="425" height="344" data="http://www.youtube.com/v/GDS83yrM30Y&amp;hl=en&amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/GDS83yrM30Y&amp;hl=en&amp;fs=1" /><param name="allowfullscreen" value="true" /></object>
</p>
<p><strong>Yang cocok untuk lagu ini:</strong> Kalau mau pump up suasana, misal lagi house party untuk awalan enak juga. Atau kalau lagi barbequean.</p>
<p><br class="spacer_" /></p>
<p><span style="font-size: large;">7.  Harder Better Faster Stronger Alive 2007 &#8211; Daft Punk</span></p>
<p>Yang gue maksud disini adalah versi livenya Daft Punk di Alive. Campuran Around The World sama Harder Better Faster Stronger. Ini kaya massive banget jadinya, apalagi kalau nonton aslinya bisa muter kepala deh uheuhuhe. Robot-robot Perancis ini emang canggih sih. </p>
<p style="text-align: center;">
<object width="425" height="344" data="http://www.youtube.com/v/oGECJP3phyY&amp;hl=en&amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/oGECJP3phyY&amp;hl=en&amp;fs=1" /><param name="allowfullscreen" value="true" /></object>
</p>
<p><strong>Yang cocok untuk lagu ini:</strong> Ngebut di jalan tol atau sambil persiapan mau weekend yang pol uhuhuhe. Pokoknya kalau dengerin lagu ini bisa bikin mood menjadi naik.</p>
<p><br class="spacer_" /></p>
<p><span style="font-size: large;">8.  Jumbo &#8211; Underworld</span></p>
<p>Underworld gw udah 3 kali nonton konsernya dan selalu mantap. Lagunya kenceng dengan ciri khas sound mereka. Apalagi gayanya Karl Hyde kalo lagi manggung, khas banget gerakannya uhuheuhe. Gw suka banyak banget Underworld. Kalau Jumbo ini versi lebih santainya, dengan beat bass yang kenceng dan dalam. Kalau dengerin lagu ini jadi inget masa-masa sering ke rave party.</p>
<p style="text-align: center;">
<object width="425" height="344" data="http://www.youtube.com/v/wCdvOO1vhCc&amp;hl=en&amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/wCdvOO1vhCc&amp;hl=en&amp;fs=1" /><param name="allowfullscreen" value="true" /></object>
</p>
<p><strong>Yang cocok untuk lagu ini: </strong>Nongkrong ama temen-temen sambil main poker, nonton MTV dan liat-liat buku art uheuhuhe.</p>
<p><br class="spacer_" /></p>
<p><span style="font-size: large;">9.  Unintended &#8211; Muse</span></p>
<p>Pertama kali dengerin Muse dikasih tau temen gue, dia bilang &#8220;Nih dengerin deh, ada band yang mirip-mirip Radiohead&#8221;, waktu itu gw sempet meremehkan, alahhh paling cuma wannabe atau copycat aja. Eh tapi makin kesini makin keren ni Band. Sayangnya gw belum pernah nonton mereka live, duh pingin banget, secara kalau liat di youtube kayanya pol banget! Lagu ini kunci gitarnya gampang banget dan enak buat dimainin lagi nyantai. Lirik lagunya juga dapet banget huhuuhe.</p>
<p style="text-align: center;">
<object width="425" height="344" data="http://www.youtube.com/v/XMCUg1J8nuI&amp;hl=en&amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/XMCUg1J8nuI&amp;hl=en&amp;fs=1" /><param name="allowfullscreen" value="true" /></object>
</p>
<p><strong>Yang cocok untuk lagu ini</strong>:  Waktu lagi sedih atau mood down sambil mainin gitarnya dan sedikit-sedikit ikut nyanyi <img src='http://christian-sugiono.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p><br class="spacer_" /></p>
<p><span style="font-size: large;">10- Vidrar Vel Til Loftárása &#8211; Sigur Rós</span></p>
<p>Salah satu konser yang gue juga pernah pingsan waktu nonton Sigur Ros. Saking kebawa ama lagunya ampe blank hueuhe. Meskipun gw enggak pernah tau arti judul dan isi lagunya, cuma nada-nadanya aja udah mantep. Justru lebih mantep karena liriknya pake bahasa Iceland, jadi lebih membuat lagunya berkarakter, dingin.</p>
<p style="text-align: center;">
<object width="425" height="344" data="http://www.youtube.com/v/I30H7mhfLe8&amp;hl=en&amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/I30H7mhfLe8&amp;hl=en&amp;fs=1" /><param name="allowfullscreen" value="true" /></object>
</p>
<p><strong>Yang cocok untuk lagu ini:</strong>  Sambil ngayal ada di taman penuh bunga matahari terus lari-larian sampai akhirnya menemui ujun tebing jurang terus loncat dari situ dan akhirnya tumbuh sayap dari belakang punggung gue dan membuat gue bisa terbang ke matahari.</p>
<p><br class="spacer_" /></p>
<p style="text-align: center;"><em>What&#8217;s your soundtrack of life?</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://christian-sugiono.com/2009/04/life-soundtrack/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>110</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Non Digital Desktop</title>
		<link>http://christian-sugiono.com/2009/03/non-digital-desktop/</link>
		<comments>http://christian-sugiono.com/2009/03/non-digital-desktop/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Mar 2009 17:58:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>csugiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://christian-sugiono.seleb.tv/?p=783</guid>
		<description><![CDATA[
Kalo denger kata desktop pasti yang pertama kali kepikiran adalah desktop komputer dengan segala macem isinya. Hehe tapi kalau dipikir-pikir sebenarnya desktop yang asli tuh kaya gimana sih. Apa susunannya kaya di desktop komputer kita juga ? Barang-barang yang ditaruh adalah yang paling penting dan paling sering kita gunakan ?
Gw lagi iseng-iseng bengong eh jadi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-784  aligncenter" title="title" src="http://christian-sugiono.com/wp-content/uploads/2009/03/title.jpg" alt="title" width="450" height="338" /></p>
<p>Kalo denger kata desktop pasti yang pertama kali kepikiran adalah desktop komputer dengan segala macem isinya. Hehe tapi kalau dipikir-pikir sebenarnya desktop yang asli tuh kaya gimana sih. Apa susunannya kaya di desktop komputer kita juga ? Barang-barang yang ditaruh adalah yang paling penting dan paling sering kita gunakan ?</p>
<p>Gw lagi iseng-iseng bengong eh jadi kepikiran ini, sebenarnya selama ini settingan non digital desktop gue ini seperti apa sih ?</p>
<p style="text-align: center;"><strong><span style="font-size: medium;"><a href="http://christian-sugiono.seleb.tv/wp-content/themes/christiansugiono/desktop/index.html">Lihat Non Digital Desktop Ukuran Besar</a></span></strong></p>
<p><span id="more-783"></span></p>
<p>Kita lihat satu persatu dari paling kiri ke kanan :</p>
<p><strong>1. Pojok Kiri </strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong><img class="size-full wp-image-785  aligncenter" title="leftcorner" src="http://christian-sugiono.seleb.tv/files/2009/03/leftcorner.jpg" alt="leftcorner" width="450" height="338" /></strong></p>
<p style="text-align: left;"><strong><span style="font-weight: normal;">Di pojok kiri ini biasanya gw taruh barang-barang yang ditaruh buat transit sementara aja atau yang cuma datang dan pergi. Maksudnya misalnya ada koran baru, buku baru atau majalah baru, atau cd2 atau apapun itu, tapi mereka belum punya tempat penyimpanan tetapnya, biasanya gw transit-in disitu dulu. Kaya dompet, HP, remote TV dsbnya juga. Kenapa di pojok kiri ? Karena lebih gampang untuk ditaruh dan diambil lagi.</span></strong></p>
<p><strong><span style="font-weight: normal;"><br />
 </span></strong></p>
<p><span style="font-weight: normal;"><strong>2. Lampu Meja</strong></span></p>
<p style="text-align: center;"><strong><span style="font-weight: normal;"><img class="size-full wp-image-787  aligncenter" title="lampu" src="http://christian-sugiono.com/wp-content/uploads/2009/03/lampu.jpg" alt="lampu" width="300" height="400" /></span></strong></p>
<p><strong><span style="font-weight: normal;">Lampu ini gue beli waktu summer 2005 dari Ikea. Dan sampai sekarang masih berfungsi dengan baik. Udah 2 kali ganti lampu halogennya sih, tapi secara keseluruhan baik. Gw seneng lampu model gini karena sinarnya kuning, membuat lebih warm aja untuk segala sesuatu. Udah gitu bisa disetting madep kemanapun yang kita mau. Flexibel.</span></strong></p>
<p><strong><span style="font-weight: normal;"><br />
 </span></strong></p>
<p><span style="font-weight: normal;"><strong>3. Ladybug</strong></span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-weight: normal;"><strong><img class="size-full wp-image-788    aligncenter" title="ladybug" src="http://christian-sugiono.com/wp-content/uploads/2009/03/ladybug.jpg" alt="ladybug" width="450" height="338" /></strong></span></p>
<p style="text-align: left;"><span style="font-weight: normal;"><strong><span style="font-weight: normal;">Ladybug ini pembawa keberuntungan hehehehe. Dari jaman dulu dia selalu ngikut kemanapun gw berada dan selalu gw taruh di tempat dimana gw paling sering menghabiskan waktu buat bekerja. Ada sepasang loh! Nah sekarang ini gw taruh di dudukan kaki monitor gw.</span></strong></span></p>
<p><br class="spacer_" /></p>
<p><strong>4. Keyboard</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong><img class="size-full wp-image-789  aligncenter" title="keyboard" src="http://christian-sugiono.seleb.tv/files/2009/03/keyboard.jpg" alt="keyboard" width="450" height="338" /></strong></p>
<p><strong><span style="font-weight: normal;">Nah kalau keyboard ini benda paling oldskool yang ada di atas meja gw. Beli dari Ebay tahun 2002, Logitech tuir, enggak wireless, tapi enggak tau kenapa gw PW banget ngetik pake keyboard ini. Tekanan tuts-tutsnya tuh ngepas, enggak terlalu ringan dan cetek atau terlalu keras. Coba loe perhatiin deh, ini keyboardnya input languagenya DE loh. Agak-agak sering confusing juga kalau gw abis sering ngetik disini,terus ngetik di keyboard EN sering beberapa karakter jadi kebalik-balik.</span></strong></p>
<p><strong><span style="font-weight: normal;"> Kaya disini huruf Z itu letaknyadisamping huruf U, dan huruf Y letanya disamping huruf X. Ketuker. Antara 2 itu yang paling sering bikin bingung.</span></strong></p>
<p><strong><span style="font-weight: normal;"><br />
 </span></strong></p>
<p><strong>5. Patung Dewi Kali</strong></p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-790  aligncenter" title="kali" src="http://christian-sugiono.com/wp-content/uploads/2009/03/kali.jpg" alt="kali" width="350" height="467" /></p>
<p>Patung perunggu ini gw dapat ketika gue jalan-jalan ke Dubai. Keren abis yah! Gw emang sangat menyukai dewa dewi Hindu. Yang gue udah punya patungnya baru Kali, Brahma dan Shiva dalam Nataraja.</p>
<p><strong>6. Beer Mug</strong></p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-791  aligncenter" title="gelas" src="http://christian-sugiono.com/wp-content/uploads/2009/03/gelas.jpg" alt="gelas" width="234" height="338" /></p>
<p>Eh salah deng, sebenarnya benda paling jadul yang ada di atas meja gue adalah beer mug dari baja ini. Gw beli di Pasaraya bulan apa lupa pokoknya tahun 1999. Ketika gw baru-baru banget jadian ama Titi. Dan disitu di gravir tulisan Tian Love Titi, 26 July 1999 hehehe. Ini jadi peot waktu perjalanan kargo dari Jerman ke Jakarta, mungkin ketumpuk barang-barang lainnya. </p>
<p><br class="spacer_" /></p>
<p><strong>7. Right Corner</strong></p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-792  aligncenter" title="rightcorner" src="http://christian-sugiono.seleb.tv/files/2009/03/rightcorner.jpg" alt="rightcorner" width="450" height="338" /></p>
<p>Pojokan tempat segala macam tetek bengek yang paling sering gue pake. Dipojokan ini ada folder-folder segala macam dokumen-dokumen gue, tumpukan receipt credit card, segala macam kabel card reader dsbnya dan juga kartu2 undangan dan ucapan.</p>
<p><br class="spacer_" /></p>
<p><strong>8. Kotak Ajaib</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong><img class="size-full wp-image-793  aligncenter" title="kotakajaib" src="http://christian-sugiono.com/wp-content/uploads/2009/03/kotakajaib.jpg" alt="kotakajaib" width="450" height="338" /></strong></p>
<p><strong><span style="font-weight: normal;">Kotak ajaib ini gw beli di <a href="http://christian-sugiono.seleb.tv/2008/07/29/india-adventure-agra/">Agra waktu perjalanan ke India kemarin dulu</a>. Terbuat dari tulang onta, ada hiasan-hiasan ukiran dan cat dari emas. Sesuai dengan namanya, kotak ini tempat menyimpan segala sesuatu yang ajaib hehehe.</span></strong></p>
<p><br class="spacer_" /></p>
<p><strong>9. Rak Tembok</strong></p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-794  aligncenter" title="rack" src="http://christian-sugiono.seleb.tv/files/2009/03/rack.jpg" alt="rack" width="450" height="338" /></p>
<p>Kalau rak di bagian kanan ini tempat menyimpan segala sesuatu yang udah gak ada lagi tempatnya di meja gue. Ada tumpukan kartu-kartu (punya banyak banget decks of cards), buku-buku yang udah jarang gw baca lagi, kotak ajaib, patung-patungan, peluru,  kotak permen, id tags, dsbnya.</p>
<p>Bagian ini juga adalah yang paling banyak debunya, secara agak jarang di sentuh, apalagi yang tingkat 2.</p>
<p>Nah, kalau non digital desktop kamu seperti apa ?</p>
<p><strong><span style="font-weight: normal;"><br />
 </span></strong></p>
<p><br class="spacer_" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://christian-sugiono.com/2009/03/non-digital-desktop/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>145</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>10 Benda Yang Selalu Menemani Shooting</title>
		<link>http://christian-sugiono.com/2009/02/10-benda-yang-selalu-menemani-shooting/</link>
		<comments>http://christian-sugiono.com/2009/02/10-benda-yang-selalu-menemani-shooting/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Feb 2009 16:23:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>csugiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://christian-sugiono.seleb.tv/?p=709</guid>
		<description><![CDATA[Tian… klo lagi syuting tuh apa yang lo must have sama elo biar 13 jamnya itu ngga brasa? henpon…..leptop….game….bacaan….coklat….ipod… what are you top 10 must haves?
harahap
Wow, interesting juga pertanyaannya dari harahap di salah satu posting gue. Jadi kepikiran sendiri juga nih sebenarnya apa aja ya barang yang selama ini menemani gue di medan perang. Dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><em>Tian… klo lagi syuting tuh apa yang lo must have sama elo biar 13 jamnya itu ngga brasa? henpon…..leptop….game….bacaan….coklat….ipod… what are you top 10 must haves?</em></p>
<p style="text-align: right;"><em>harahap</em></p>
<p>Wow, interesting juga pertanyaannya dari harahap di salah satu posting gue. Jadi kepikiran sendiri juga nih sebenarnya apa aja ya barang yang selama ini menemani gue di medan perang. Dan barang apa aja yang bikin gue survive dan betah di lokasi. Ini dia listnya.</p>
<p><span id="more-709"></span></p>
<p><strong>1. Laptop + Internet connection</strong></p>
<p>Ini adalah pacar gue yang selalu nempel kemanapun gue pergi. Kalau dihitung dari segi waktu, dalam seminggu gw menghabiskan waktu lebih banyak dengan laptop dibandingan dengan orang lain. Hmm…jadi serem juga nih lama2 asosial gue hueuhe. </p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-710  aligncenter" title="laptop" src="http://christian-sugiono.seleb.tv/files/2009/02/laptop.jpg" alt="laptop" width="450" height="338" /></p>
<p>Yang gue lakukan ya standard aja, chatting, browsing, nulis, ngedit video, denger musik, nonton youtube atau dvd, dsbnya. Juga sebagai workstation gue untuk segala kerjaan gue diluar entertainment yang terhubung ke kantor gw. Jadi internet connection sangat penting, kalau enggak ya sama aja boong hehe.</p>
<p><strong>2. Bangku shooting</strong></p>
<p>Bangku gw ini sudah menemani gw dari jamannya gw shooting sinetron Jomblo. Dah lama abis yah. Dah sempet rusak, tapi udah dibenerin lagi sama supir gw, rusak, dibenerin lagi. Pokoknya tahan banting banget. Udah gitu bangkunya pewe banget. Bisa ketiduran disitu. Disampingnya ada tempat buat naruh barang-barang kaya HP dan juga buat nahan dingin minuman kaleng. Jadi beer gue selalu aman hueuhe. Selain itu bangkunya ringan dan bisa dilipet. Jadi sangat nyantai kalau mau dibawa shooting di segala medan. </p>
<p><strong>3. Skenario</strong></p>
<p>Pasti dah tau dong untuk apa, yap benar, buat ngebungkus gorengan! Heh, masa gue pernah ngeliat kadang tukang gorengan bungkusnya pake kertas bekas skenario uheuheu. </p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-712  aligncenter" title="script" src="http://christian-sugiono.seleb.tv/files/2009/02/script.jpg" alt="script" width="450" height="338" /></p>
<p>Tapi ya biasaya gue baca script sekali doang secara keseluruhan, terus setelah itu numpuk aja di mobil gue terus palingan dibawa pulang sama supir gue untuk dibaca sama istrinya, supaya nanti waktu arisan ibu-ibu, si istri supir gue ini bisa dengan bangga menceritakan jalan cerita sinetron Alisa yang belum tayang di TV ke ibu-ibu arisan lainnya. </p>
<p>Kok gue jarang baca script ? Ya, karena biasanya gue baru baca dialog detilnya ketika udah di set dan mau take. Script yang gue baca juga punya si asisten sutradara. Gak tau juga kenapa baca punya orang lebih enak dan lebih gampang masuk, mungkin soalnya kertasnya udah lecek dan lemes terus banyak oretan2nya. Dibanding baca script gue yang masih bau fotokopi dan bersih, kurang gimanaaa gitu.</p>
<p><strong>4. Kotak berisi berbagai macam kebutuhan.</strong></p>
<p>Kalau ini mirip yang toolbox itu, cuma ini isinya the hijau, cereal, dan stok obat-obatan. Misalnya tolak angin sangat berguna kalau abis shooting adegan hujan, supaya badan gak drop.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-713  aligncenter" title="mealbox" src="http://christian-sugiono.seleb.tv/files/2009/02/mealbox.jpg" alt="mealbox" width="450" height="338" /></p>
<p style="text-align: center;"> </p>
<p><strong>5. PSP</strong></p>
<p>Ini gunanya untuk menemani gue ketika gue enggak bisa menggunakan laptop karena bosen atau enggak ada koneksi internet. Tapi belakangan udah agak mulai bosen karena game-gamenya blm gw update lagi. Biasanya gue mainVirtua Tennis, Sonic, Puzzle Bubble atau Sega Rally. Butuh ide game lain dong !!</p>
<p><strong>6. Kacamata</strong></p>
<p>Lumayan berguna kalau lagi silau atau juga shooting di outdoor yang banyak orang nonton, dimana elo kadang harus menghindari kontak mata dengan tujuan tertentu</p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-714  aligncenter" title="kacamata" src="http://christian-sugiono.seleb.tv/files/2009/02/kacamata.jpg" alt="kacamata" width="450" height="338" /></p>
<p><strong>4. Toolbox dan segala macam peralatan perang</strong></p>
<p>Ini pasangan laptop gue. Toolbox warna orange. Isinya berbagai macam peralatan perang, seperti kabel laptop, charge HP, charge PSP, card reader dsbnya. Digital camera juga termasuk disini.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-715  aligncenter" title="toolbox" src="http://christian-sugiono.seleb.tv/files/2009/02/toolbox.jpg" alt="toolbox" width="450" height="338" /></p>
<p><strong>8. Kartu</strong></p>
<p>Ya, gw sangat senang bermain kartu as in poker ataupun magic card tricks. Gw punya banyak trick sulap kartu loh! Hehehe&#8230;kapan-kapan gw tunjukin deh. Kartu ini juga ampuh ketika lagi bosen, ngajak orang-orang main. Biasanya kita main capsa atau poker. Kalau cewek-cewek ngeliat gw megang kartu pasti selalu nanya &#8220;Bisa ngeramal gak?&#8221;. Gw enggak tahu ada apa antara cewek dengan ramalan. Kayanya seneng banget ya dibaca kehidupannya hehehe. Gw enggak bisa ngeramal dan juga kurang suka diramal. Ibaratnya kaya nonton film udah ketawan dulu ceritanya sama temen yang suka spoil ceritanya hehe.</p>
<p><strong>9. Bantal Zebra</strong></p>
<p>Sebenarnya ini bantal di mobil gw. Tapi selalu ikut keluar untuk menemani gw tidur di bangku shooting gue yang super pewe itu. Kenapa motifnya Zebra? Gw juga gak tau, karena gue juga nyolong bantal ini dari mobil bokap.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-716  aligncenter" title="bantal" src="http://christian-sugiono.seleb.tv/files/2009/02/bantal.jpg" alt="bantal" width="450" height="338" /></p>
<p>Untuk kedepannya gw ada rencana ganti dengan motif yang lebih &#8220;normal” dan maskulin dan tidak menimbulkan banyak pertanyaan mengenai motifnya.</p>
<p><strong>10. Botol Air Mineral</strong></p>
<p>Setiap orang di lokasi dapet 1 botol aqua dengan tulisan namanya sendiri supaya bisa minum dan enggak ketuker-tuker. Bisa diisi ulang juga kalau udah abis. Tapi biasanya sehari gue cuma abis 1 botol.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-717  aligncenter" title="aqua" src="http://christian-sugiono.seleb.tv/files/2009/02/aqua.jpg" alt="aqua" width="450" height="338" /></p>
<p>Tapi entah kenapa nama gue selalu salah ditulisnya, kaya CRISTIAN, CIHRSTIAN, KERISTIAN, TIYAN, dsbnya <img src='http://christian-sugiono.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://christian-sugiono.com/2009/02/10-benda-yang-selalu-menemani-shooting/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>192</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Banci Infotainment vs Self Branding</title>
		<link>http://christian-sugiono.com/2008/12/banci-infotainment-vs-self-branding/</link>
		<comments>http://christian-sugiono.com/2008/12/banci-infotainment-vs-self-branding/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Dec 2008 01:33:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>csugiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://christian-sugiono.seleb.tv/?p=540</guid>
		<description><![CDATA[
Ini adalah lanjutan dari tulisan Serba Serbi Dunia Entertainment Indonesia yang ini. Nah sekarang ini gw mau mencoba membahas kalau dilihat dari sudut pandang artis/public figure. Nah mereka ini sendiri pun terbagi lagi menjadi 2, yaitu yang emang suka tampil / tampilnya di infotainment doang sama yang emang karena punya karya dsbnya.

Strategi yang bisa dilakukan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-541" title="tvkecil" src="http://christian-sugiono.seleb.tv/files/2008/12/tvkecil.jpg" alt="" width="221" height="152" /></p>
<p>Ini adalah lanjutan dari tulisan <a href="http://christian-sugiono.seleb.tv/2008/12/05/serba-serbi-dunia-entertainment-indonesia"></a>Serba Serbi Dunia Entertainment Indonesia yang ini. Nah sekarang ini gw mau mencoba membahas kalau dilihat dari sudut pandang artis/public figure. Nah mereka ini sendiri pun terbagi lagi menjadi 2, yaitu yang emang suka tampil / tampilnya di infotainment doang sama yang emang karena punya karya dsbnya.</p>
<p><span id="more-540"></span></p>
<p><strong>Strategi yang bisa dilakukan supaya tetep eksis di infotainment kalau tidak punya suatu berita yang berbobot : </strong></p>
<p>1. Bikin foto dari hp kamu yang kira2 bisa buat jadi bahan berita, kaya clubbing gila-gilaan, terus lempar di internet yang banyak usernya. Yah paling gak lama lagi bisa muncul di tv</p>
<p>2. Kalau kamu single, pacarin artis lain aja, atau kalau gak ada artis, bawa cewe sapa gitu terus gandeng tangannya dengan mesra. Nah abis itu jalan deh ke acara yang rame, kaya award atau premiere film. Bawa di depan wartawan, dijamin besoknya langsung masuk TV.</p>
<p>3. Cerita&#8230;cerita dan cerita. Intinya ya udah ceritakan apapun yang mau kamu ceritakan mulai dari sesuatu yang gak penting sampai sesuatu yang too much information. Apapun itu. Atau misalnya suami kamu ketawan selingkuh atau gimana, umbar sebanyak mungkin di infotainment. Dijamin untuk 1 minggu ke depan, kamu akan menjadi bintangnya. Asal selalu update dengan konstan. Sesuatu yang mengumbar kesedihan lebih diminati. Bisa juga untuk janjian dengan wartawannya ngeliput kamu melakukan kegiatan kamu yang gak penting juga, kaya pergi belanja di pasar full kacamata hitam, dsbnya</p>
<p>4. Be a drama queen! Publik sangat suka drama, banyaklah ketawa, menangis, marah, bete, dsbnya. Dan lakukan itu sepenuh hati di depan kamera. Bikin rekaman sebanyak-banyaknya dengan berbagai ekspresi. Dari full make up sampai baru bangun tidur muka bantal.</p>
<p>5. Supaya wartawan bisa fokus sama kamu sendiri, sebaiknya datang ke sebuah acara, misalnya premiere film waktu crowd yang lain sudah sepi, yaitu ketika film dimulai. Nah, wartawan kan pasti masih pada nunggu sampai pulang, kamu jalan sendirian di red carpetnya, udah deh, semua kamera saat itu milik kamu. Gunakan sebanyak mungkin untuk melakukan point #3.</p>
<p>6. Buat cewe pake baju yang seksi dan memperlihatkan banyak kulit dan juga tato atau sejenisnya, bisa menjadi favorit pemirsa huhue. Buat cowok, pake bra dan granny&#8221;s underwear bisa juga langsung masuk tivi.</p>
<p><strong>Nah, sebaliknya sekarang untuk menghindar dari infotainment adalah : </strong></p>
<p>1. Kalau tidak ingin mengatakan sesuatu yang menjadi berita, jangan sama sekali menyebut tema itu, karena apapun yang keluar dari mulut kamu itu bisa untuk di jadikan sebuah berita. Dan ingat, wartawan itu pintar, mereka punya keahlian dalam ngobrol untuk mengunci kamu dengan pertanyaan yang mungkin bisa terjawab tanpa disadari.</p>
<p>2. Jangan lupa senyum, penting! Supaya selalu bagus di kamera, enggak ada stock shot lagi muka bete.</p>
<p>3. Kalau tidak ingin wawancara sebaiknya mengatakan langsung dengan sopan, daripada malah pada akhirnya ngomongin yang gak penting dan keluar jadi berita enggak penting. (Ingat point nomor #3 dalam kasus banci infotainment).</p>
<p>4.  Gambar, atau stock shot itu sangat penting, karena itulah yang dilihat publik terhadap kita. Kalau misalnya keadaan kamu dan lingkungan sedang tidak mendukung untuk mendapat gambar yang bagus, lebih baik tidak usah bertemu dengan wartawan yang mengambil gambar.</p>
<p>5. Kalau mau menghindar dari keramaian wartawan, misalnya datang ke premiere film, datang pas sedang ramai-ramainya sekitar 30 menit sebelum film dimulai, jadi kamu bisa berbaur diantara kerumunan orang dan bisa menghindar dari kejaran wartawan.</p>
<p>6. Jangan memakai baju yang sama 2 kali dalam penampilan On Air. Never ever! Kecuali di mix n match, tapi kalau susunannya juga sama persis jangan pernah.</p>
<p>Sementara sekian dulu, kalau ada yang mau nambahin boleh tuh kalau ada yang kelewat misalnya hehe. Bagian berikutnya tulisan gw dari seri Entertainmnet di Indo adalah tentang strategi wartawan dalam memburu gosip <img src='http://christian-sugiono.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://christian-sugiono.com/2008/12/banci-infotainment-vs-self-branding/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>66</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Serba-Serbi Dunia Entertainment Indonesia</title>
		<link>http://christian-sugiono.com/2008/12/serba-serbi-dunia-entertainment-indonesia/</link>
		<comments>http://christian-sugiono.com/2008/12/serba-serbi-dunia-entertainment-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Dec 2008 12:54:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>csugiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://christian-sugiono.seleb.tv/?p=468</guid>
		<description><![CDATA[
Image terhadap dunia entertainment kita terbentuk dari tayangan2 infotainment yang kita lihat sehari-hari. Jadi infotainment adalah segalanya buat sebagian besar orang.  Seperti Google buat internet. Infotainment adalah sumber dunia entertainment kita. Seperti namanya, entah itu benar atau tidak, tapi yang pasti entertaining, sesuai dengan tujuannya. Kadang penuh drama, kadang kocak, kadang aneh dan gak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-476 aligncenter" src="http://christian-sugiono.seleb.tv/wp-content/themes/christiansugiono/pictures/tvtitle.jpg" alt="" width="450" height="338" /></p>
<p>Image terhadap dunia entertainment kita terbentuk dari tayangan2 infotainment yang kita lihat sehari-hari. Jadi infotainment adalah segalanya buat sebagian besar orang.  Seperti Google buat internet. Infotainment adalah sumber dunia entertainment kita. Seperti namanya, entah itu benar atau tidak, tapi yang pasti entertaining, sesuai dengan tujuannya. Kadang penuh drama, kadang kocak, kadang aneh dan gak masuk akal dan kadang annoying. Ada yang real ada yang rekayasa, semuanya dicampur aduk. Dan kadang 1 berita bisa ada yang sampai panjang banget enggak kelar2. Artis yang digosipin tiap hari nongolnya juga cuma disitu doang, kaya ikutan stripping Infotainment.</p>
<p><span id="more-468"></span></p>
<p>Kalau kamu tinggal di Indonesia, dan punya TV jangan bilang enggak pernah lihat Infotainment. Jenis acara yang paling banyak di TV yang menyiarkan sesuatu yang sama pula : gosip. Dalam satu stasiun televisi bahkan mempunyai sampai 4 tayangan jenis ini yang memberitakan sesuatu yang sama terus.</p>
<blockquote><p><strong>infotainment :</strong> <strong><em>[ ar]          : </em></strong><em>information entertainment :<br />
</em></p>
<p>Sebuah program acara di televisi, menyajikan gosip teranyar. Pure 100%          gosip. Tidak mungkin kamu lewati kalau kamu punya tivi. Acara yang menyebar          seperti jamur di TV dan bersifat mencuci otak. Bisa menjadi ajang promosi          narasumber yang haus publikasi. Menjadi barometer publik terhadap existensi          narasumber. Tema terpopuler misalnya kawin/cerai, selingkuh, tipu menipu.</p></blockquote>
<p>Dalam infotainment ini, orang yang bekerja di lapangan dalam mencari berita adalah reporter dan kameramen. Ini bagaikan dinamic duo yang harus selalu kompak dan mempunyai tuntutan keahlian khusus masing-masing. Setelah mendapatkan materi, diedit di studio, diberi narasi dan musik background yang paling sesuai kadang pake lagu2 yang nyindir abis uhuhe, lalu siap untuk tayang. Saking uptodatenya, berita yang baru terjadi malam harinya, sudah bisa kamu lihat, bahkan nama tokoh-tokoh subyeknya, kasusnya, nama pengacaranya sudah bisa kamu hafal pada saat jam istirahat makan siang.</p>
<p>TIPS : Kalau dipikir2 kenapa metode kaya gini gak dijadiin cara buat ngapal pelajaran sekolah buat anak2 kali yah&#8230;dikemas dalam bentuk gosip biar pada ngebahas mulu uheauheauhe.</p>
<p>Dilihat dari segi paling sering muncul dan keulang itu2 mulu serta jadi favorit pemirsa, jenis-jenis berita infotainment yang paling populer :</p>
<p><strong>1. Perceraian</strong><br />
Ini paling sering. Jenisnya adalah meliput pernyataan gugat cerai suami, pernyataan gugat cerai istri, kedua pengacara, liputan sidang, dan setelah putusan hakim. Karakter yang sering muncul di TV : kedua pasangan beserta masing-masing pengacara, teman/kerabat dekat yang dimintai komentar. Mertua beserta keluarga.<strong></strong></p>
<p><strong>2. Perkawinan</strong><br />
Meliputi tayangan dari segi resepsi, drama keluarga dsbnya. Dengan stock shot masing-masing mempelai waktu masih pacaran / single.<strong></strong></p>
<p><strong>3. Si A nyela B, terus B enggak terima, lalu A dituntut sama B sampai ke sidang. </strong>(Kaya headline koran lampu merah jadinya yah? Huehue).<br />
Ini lumayan juga jadi jenis standar berita infotainment. Saling tuntut menuntut, dari masalah kontrak sampai masalah lidah yang gak bisa ditahan. Jenisnya ya mirip-mirip berita sidang juga. Tokoh tambahannya misalnya pengacara atau teman yang bersangkutan.<strong></strong></p>
<p><strong>4. Ketidakcocokan mengenai silsilah keluarga atau saling tidak mengakui sebagai keluarga.</strong><br />
Ini agak-agak gimana ya, sebenarnya kaya ngeliat reality show aja. Masalah yang sebenarnya urusan dalam keluarga masing-masing menjadi konsumsi publik yang malah jadi kaya ngeliat film yang belum tahu siapa ayahnya dari si tokoh. Jadi penonton benar-benar tertarik untuk mengikutinya terus sampai menemukan jawaban, siapakah sebenarnya ayah kandungnya si tokoh itu.</p>
<p><strong>5. Drama Domestik<br />
</strong> Belakangan jenis ini juga lumayan banyak. Kehidupan rumah tangga pribadi meleber sampai ke publik, kadang sampai too much information. Si anak biasanya yang menjadi parameter buat kemenangan pada endingnya. Siapa yang dapat hak asuh anak itu akan dianggap sebagai pemenang. Bangga orangtuanya, kasihan anak2nya&#8230;</p>
<p>Teknik kenapa infotainment ini kayanya meresap banget di kepala setiap orang karena juga ditayanginnya di jam-jam strategis dan setiap hari. Sering paginya dibahas, terus siang sampai sorenya itu mulu.</p>
<p>Kadang malah ada yang setiap weekend, dibikin semacam tematik, kompilasi gosip2 yang mempunyai tema sama seperti status duda, kasus hukum, dsbnya.</p>
<p>Kalau dilihat-lihat juga kayanya audience infotainment yang paling banyak adalah ibu-ibu, karena waktu penayangannya seperti ini :</p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-476 aligncenter" src="http://christian-sugiono.seleb.tv/wp-content/themes/christiansugiono/pictures/jam6.jpg" alt="" width="94" height="91" /></p>
<p>Pagi-pagi sebelum berangkat sekolah/kampus/kantor, ketika ibu rumah tangga menyiapkan sarapan pagi keluarganya. Pembantu rumah tangga sedang ikut membantunya di dapur yang ada TVnya.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-476 aligncenter" src="http://christian-sugiono.seleb.tv/wp-content/themes/christiansugiono/pictures/jam11.jpg" alt="" width="91" height="88" /></p>
<p>Menjelang siang ketika orang akan lunch break atau ibu-ibu mulai bekerja di dapur menyiapkan makan siang. Seperti biasa, pembantunya juga membantu di dapur yang ada TVnya.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-476 aligncenter" src="http://christian-sugiono.seleb.tv/wp-content/themes/christiansugiono/pictures/jam4.jpg" alt="" width="88" height="93" /></p>
<p>Menjelang sore ketika jam-jam pulang kantor. Kesempatan terakhir kali bagi ibu rumah tangga cs untuk nyantai sambil nonton tayangan infotainment sebelum keluarganya pulang dan musti menyiapkan makan malam.</p>
<p>Bayangkan, sehari ada 3 zona waktu infotainment di televisi kita. Masing-masing zona bisa terdiri lebih dari 2 tayangan yang berlangsung paralel. Bagus bagi orang yang harus minum obat, karena mereka bisa tahu kapan musti makan obatnya dengan nyalain aja terus TVnya seharian.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-476 aligncenter" src="http://christian-sugiono.seleb.tv/wp-content/themes/christiansugiono/pictures/rame.jpg" alt="" width="450" height="338" /></p>
<p>Oke, sekarang kita lihat, siapa-siapa saja sih sebenarnya yang berurusan langsung dengan hadirnya tayangan infotainment ini ?</p>
<p><strong>1. Reporter</strong><br />
Ini adalah tombak terdepan. Harus jago ngomong, bersifat ingin tahu, penuh basa basi, bisa senyum terus dan harus bisa mengunci narasumber dengan pertanyaan-pertanyaan. Kamu juga disarankan untuk hafal gosip terakhir dan banyak koneksi. Dengan pertimbangan dalam approaching narasumber, kebanyakan yang melakukan profesi ini adalah wanita.</p>
<p>Risiko pekerjaan : Siap-siap untuk menerima lemparan asbak, letupan pistol, siraman air minum dari narasumber yang berbahaya.</p>
<p>Senjata : ID Card. Microphone beserta kabelnya. Bolpen dan notebook. Handphone dengan nomor-nomor narasumber.</p>
<p><strong>2. Kameramen<br />
</strong> Ini adalah mata publik. Apa yang kameramen lihat adalah apa yang akan publik lihat. Harus mempunyai insting moment yang bagus. Sigap menggunakan kamera untuk rekaman yang sifatnya mendadak atau spontan. Harus jago lari sambil membawa kamera. Berbadan tinggi lebih bagus, karena bisa mendapat angle yang mungkin kamera lain gak bisa dapat. Harus kenal muka-muka narasumber beserta pasangannya. Rajin nongkrong cafe, mall atau stasiun TV untuk mendapatkan banyak stock shot.</p>
<p>Risiko pekerjaan : musti lari sambil bawa kamera karena dikejar narasumber ataupun kamera direbut atau dirusak narasumber yang tersinggung. Terkadang harus sampai menginap di lokasi demi mendapatkan berita yang paling aktual.</p>
<p>Senjata : ID Card. Satu unit kamera lengkap + lampu.</p>
<p><strong>3. Target</strong><br />
Target utama adalah suatu kalangan yang selalu disebut dengan artis atau public figure atau sejenisnya.</p>
<blockquote><p><strong>artis :</strong> <strong><em>[ ar - ti´s]          : </em></strong><em>artist, actress, actor, penyanyi, anak pejabat, pengacara,          pelawak, korban gosip.</em></p>
<p>Sebutan untuk sebuah kalangan yang sering tampil di layar TV atau media          lainnya. Tidak perlu mempunyai prestasi yang berarti. Semakin sering nongol          semakin terkenal dan semakin mengukuhkan dirinya sebagai artis.</p></blockquote>
<p>Mereka adalah orang-orang yang berwira-wiri di layar kaca televisi kamu. Entah    karena emang dia terkenal karena main film, sinetron, penyanyi, sutradara, model,    dsbnya. Atau dia hanya orang yang muncul di TV karena gosip-gosip doang tanpa    melakukan sesuatu yang berarti.</p>
<p>Kalau dilihat dari asal katanya, artis diturunkan    dari kata artist, yang berarti pekerja seni. Di Indonesia sudah terjadi salah    kaprah mungkin, atau kebalik-balik dengan aktris (actress) atau aktor.</p>
<p>Profesi lain selain artis tersebut yang bakal banyak ditemui oleh wartawan    infotainment dan dituntut selalu siap <em>on camera</em> dalam melakukan pekerjaannya.:</p>
<ul>
<li><strong>Pengacara</strong> : dalam berita yang menyangkut masalah hukum      dsbnya. Malah kadang lebih seru perang pengacaranya di TV daripada kasusnya itu sendiri.</li>
<li><strong>Ulama</strong> : untuk minta nasehat yang berbau agama, dalam kasus      yang bawa-bawa nama agama dsbnya.</li>
<li><strong>FPI </strong>: untuk minta statement dalam kasus yang menyentuh      pornografi, agama, dsbnya. Dan juga sebagai tokoh utama tayangan gambar perusakan-perusakan cafe dan kekacawan lainnya. Ada teka-teki nih : banyak, putih-putih, naik motor, bawa bendera&#8230;apaan itu ?</li>
<li><strong>Paranormal</strong> : dalam kaitannya mengenai pergantian tahun,      perkawinan, dan hal-hal lainnya yang tidak ditemukan jawaban lainnya.</li>
<li><strong>Supir, satpam, pembantu </strong>: untuk dimintai keterangan apabila      narasumber tidak bisa. Biasanya yang paling pol dan terpercaya karena biasanya berbicara apa adanya dan blak-blakan.</li>
<li><strong>Pakar &#8216;Telematika&#8217;</strong> : Untuk klarifikasi foto-foto porno atau semi porno yang asli maupun editan. Probably the only person who has seen all the complete collections of local porns. Dia ini jadi kaya punya cap stempel sakti ASLI atau PALSU. Dan begitu sebuah kasus udah di cap sama dia,  semua percaya dan kasusnya jadi beres dan adem lagi&#8230;stempel sakti.</li>
</ul>
<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-476 aligncenter" src="http://christian-sugiono.seleb.tv/wp-content/themes/christiansugiono/pictures/stempel.jpg" alt="" width="450" height="338" /></p>
<p>Stempel Sakti yang membuat kasus menjadi reda/panas dan semua orang percaya&#8230;</p>
<p>Yap, mereka-mereka inilah yang menjadi penghidup dunia entertainment kita huehue. Sekarang tulisannya sampai disini dulu, ntar ada bagian ke-2 tentang tips n trik menjadi wartawan infotainment dan artis infotainment <img src='http://christian-sugiono.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://christian-sugiono.com/2008/12/serba-serbi-dunia-entertainment-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>39</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nonton Festival / Konser Musik</title>
		<link>http://christian-sugiono.com/2008/11/nonton-festival-konser-musik/</link>
		<comments>http://christian-sugiono.com/2008/11/nonton-festival-konser-musik/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Nov 2008 16:50:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>csugiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>
		<category><![CDATA[konser musik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://christian-sugiono.seleb.tv/?p=219</guid>
		<description><![CDATA[
Sigur Rós Live in Köln &#8211; Germany

Artikel ini terinspirasi ketika untuk ke-sekian kalinya konser musik di Jakarta dibatalkan.

Disini banyak yang seneng nonton konser musik gak? Kalau buat gue Ini adalah salah satu hobi yang paling gue sukain. Dari yang jenis festival ratusan band dengan camping 3 hari sampai yang konser musik klasik di hotel bintang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://christian-sugiono.seleb.tv/wp-content/themes/christiansugiono/pictures/konser/title.jpg" alt="Nonton Festival Konser Musik" width="450" height="338" /></p>
<p style="text-align: center;"><em>Sigur Rós Live in Köln &#8211; Germany</em></p>
<blockquote>
<p style="text-align: center;">Artikel ini terinspirasi ketika untuk ke-sekian kalinya konser musik di Jakarta dibatalkan.</p>
</blockquote>
<p>Disini banyak yang seneng nonton konser musik gak? Kalau buat gue Ini adalah salah satu hobi yang paling gue sukain. Dari yang jenis festival ratusan band dengan camping 3 hari sampai yang konser musik klasik di hotel bintang lima, semua udah pernah gue lakuin dan semuanya sangat menyenangkan. Tapi yang paling mantep emang kalau jenisnya yang penontonnya rame-rame banget, energinya terasa abis. Sewaktu di Jerman dulu, gw sering banget nonton konser musik, karena disana emang banyak festival-festival yang keren. Apalagi kalau udah musim panas, hampir tiap weekend di kota-kota besar pasti ada festival keren.</p>
<p>Cuma sayang di Indonesia ini banyak tapi beberapa sering cancel karena alasan travel warning. Tapi yang biasa cancel sih kaya yang penyanyi cewek, boyband atau yang bukan type rockstar. Tapi di tetangga kita Singapore, disana itu konser banyak abis dan keren2 banget, kenapa mereka gak sampe ke Indo yah? Sayang banget menurut gw, karena pengalaman gw nonton konser di Spore rata2 banyak banget penonton Indonesianya, malah kaya The Police kemarin, sebagian besar dari Indonesia. Tapi akhirnya yang mendapat untung dari devisa dsbnya ya negara lain lagi, bukan negara kita. Tapi buat promotor kaya Oom Adrie Subono thanks banget udah menyajikan konser2 yang keren!</p>
<p>Kalau dilihat dari jenis pengunjungnya, banyak juga orang yang datang ke konser atau festival musik hanya untuk &#8220;absen&#8221; atau ngikut teman saja, padahal enggak ngerti musiknya seperti apa tapi yang penting exist di dalam blantika pergaulan supaya tahu apa yang terjadi dan bisa ikutan ngobrol ngebahas pada hari senin berikutnya ketika masuk kampus / kerja lagi. Well, everyone has their own way to amuse theirself&#8230;</p>
<p>Gw akan coba berbagi pengalaman gw dan tips n trik nonton sebuah festival musik yang besar. Feel free to add your opinion and share your experience!</p>
<p><span id="more-219"></span></p>
<p><strong>1. What to wear?<br />
</strong></p>
<p><img class="alignleft" style="float: left;" src="http://christian-sugiono.seleb.tv/wp-content/themes/christiansugiono/pictures/konser/zerosp.jpg" alt="Zero T Shirt" width="200" height="214" /><em>Obligatory band t-shirt</em> itu paling standard dan selalu masuk. Enggak ada yang lebih pas daripada dateng ke konser U2 dengan memakai kaos U2. Kalau kamu enggak punya kaos band yang itu, boleh pakai yang lain juga yang masih mirip-mirip, tapi jangan terlalu beda jauh banget. Kaya misalnya dateng ke konser Muse pake kaos gambar J-Lo. Jangan juga terlalu <em>overuse</em> atribut band itu, kaya dari kaos, topi, slayer, celana atau apapun itu. Bisa-bisa kamu disangka groupie. Atau ya terserah kalau kamu emang ingin menunjukan identitas itu.</p>
<p>Biasanya warna standard untuk kaos ke konser musik adalah hitam. Ini juga mungkin karena kalau kotor tidak akan terlalu kelihatan, secara kalau konser biasanya moshing2an atau bersenggolan dengan orang lain.</p>
<p>Untuk celana pakai yang nyaman tapi kuat. Kaya jeans. Jangan yang gampang sobek,</p>
<p><strong>2. Accesories</strong></p>
<p>Jangan bawa yang aneh-aneh dan ribetin diri sendiri dan orang lain yang mau nonton konser. Misalnya seperti :</p>
<ul>
<li>Dompet yang ada rantai menjuntai kemana-mana. Bahaya men! Orang lain jadi korban.</li>
<li>Pisau, pistol, pedang, samurai, granat, TNT dsbnya. Ya peralatan perang lah.</li>
<li>Tas backpack yang besar dan ribet. Karena nanti di dalem kamu bakal males nenteng kemana-mana. Dan kalau kamu panggul di punggung, bakal ganggun orang yang berdiri di belakang kamu.</li>
</ul>
<p><strong>3. Meeting point</strong></p>
<p>Apabila kamu pergi rame-rame bersama rombongan, lebih baik tentuin dulu meeting point untuk bertemu kembali kalau ada yang kehilangan/terpencar. Paling bagus adalah di dekat mixer (tengah-tengah venue festival) , depan bar, atau dekat pintu keluar/masuk. Jadi nanti kalian udah enggak ribet lagi kalau misalnya ada yang asyik sendiri terus ngilang entah kemana. Pokoknya pas konser dah kelar, ketemu di meeting point itu.</p>
<p><strong>4. Food and Beverages<br />
</strong></p>
<p>Tergantung jenis konser yang kamu nonton. Kalau kaya Metallica, mendingan makan dulu sebelumnya karena bakal nguras energi. Tapi kalau kaya jenis Massive Attacks, Sigur Ros atau The Cure mungkin agak lebih santai. Biasanya di depan venue dijual makanan-makanan kecil dan minuman-minuman. Botolan atau kaleng jarang diijinkan untuk dibawa masuk ke dalam arena, karena takut menjadi bahaya untuk dilempar-lempar.</p>
<p><strong>5. Tribune or Festival ?</strong></p>
<p>Kalau buat gue dan mungkin sebagian besar orang lainnya akan langsung jawab : festival! Karena experience nonton konser dan energinya lebih terasa. Juga langsung berinteraksi dengan orang lainnya. Bisa moshing lagi. Dan yang pasti viewnya lebih depan dan lebih dekat.</p>
<p>Tribune biasanya jadi pilihan terakhir kalau tiket festivalnya sudah <em>sold out</em>. Atau juga kalau pergi ngajak partner yang enggak terlalu antusias dengan konser musik, ibu-ibu hamil atau orang dengan kursi roda.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://christian-sugiono.seleb.tv/wp-content/themes/christiansugiono/pictures/konser/crowd.jpg" alt="Festival Crowd" width="425" height="282" />Suasana festival</p>
<p>Kalau berdiri di arena festival, sebenarnya paling depan banget itu enak karena lebih dekat dan bisa salaman atau bahkan dapet merchandise yang dilempar dari stage (pick gitar, stik drum, cd dsbnya) tapi kualitas sound yang didengar kurang sempurna. Karena hanya akan mendengar sound langsung dari ampli di panggung, bukan dari sound system venuenya. Sebaliknya dengan tribun<em> </em>pasti mendapat kualitas sound yang paling baik.</p>
<p><strong>6. Cash</strong></p>
<p>Yap, paling bener bawa uang cash. Jangan credit card atau alat bayar lainnya, karena biasanya jarang yang nerima. Udah gitu kalau pun iya, ribet banget nunggu tanda tangan receipt segala.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://christian-sugiono.seleb.tv/wp-content/themes/christiansugiono/pictures/merchdaftpunk.jpg" alt="" width="425" height="319" /></p>
<p>Inget juga, biasanya di konser dijual merchandise original artistnya, seperti T-shirt dsbnya. Bawa secukupnya jangan sampai kekurangan. Karena itu adalah sesuatu yang wajib dibeli untuk dipakai ke konser berikutnya, semacam kebanggan gitu uheuhe.</p>
<p><strong>7. ID</strong></p>
<p>Ini penting, karena bagi kamu-kamu yang &#8216;awet muda&#8217; atau mempunyai muka baby face atau mungkin dengan tinggi badan yang &#8217;semampai&#8217;, akan sangat berguna apabila ditanya oleh bouncer di pintu masuknya. Karena sebagian besar konser musik ada age restriction-nya.</p>
<p><strong>8. Sing a long</strong></p>
<p>Seru banget emang kalau nonton band kesukaan sambil menyanyikan lagunya. Tapi tolong kalau kamu emang afal lagu itu. Karena kalau kamu hanya teriak2 sebisa/seinget/semirip bunyinya ama yang asli, itu cuma akan menggangu orang lain yang emang bener2 pingin enjoy. Saran : 2 minggu sebelum konser, kamu beli cdnya, terus cari lyricnya dan belajar hafalin dan nyanyi lagunya dengan baik dan benar.</p>
<p><strong>9. Applause</strong></p>
<p>Tepuk tangan penting banget. Ini untuk memberi apresiasi terhadap musisinya. Biasakanlah tepuk tangan setelah 1 lagu selesai dihabiskan. Juga ketika vokalisnya bicara apa yang kamu enggak ngerti atau apalah, intinya tepuk tangan terus. Karena juga menambah meriah suasana. Tapi yang perlu diingat adalah kalau nonton musik klasik, jangan sembarangan tepuk tangan di tengah2 lagu. Karena bisa2 merusak mood dari lagu yang dibangun. Biasanya udah ada petugas yang selalu tepuk tangan pertama kali untuk mancing penonton lainnya tepuk tangan juga.</p>
<p><strong>10. Encore</strong></p>
<p>Ini adalah moment dimana band yang main udah selesai, tapi melakukan performance extra apabila audience meminta. Jadi misalnya band udah main sekian lagu, terus ke belakang, lalu penonton semua tepuk tangan semeriah mungkin dan manggil-manggil band itu lagi supaya main satu dua lagu terakhir untuk penutup. Biasanya lagu yang dibawakan di encore enggak terdapat di setlist mereka. Tapi banyak juga yang emang udah di set, jadi personil bandnya bisa menggunakan waktu jeda itu untuk minum, nyetem alat musiknya lagi, pijet-pijet dikit, nelpon pacar dulu, atau sekedar online check facebook.</p>
<p><strong><br />
</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://christian-sugiono.com/2008/11/nonton-festival-konser-musik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>31</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

